Petinggi MUI Menerima Permintaan Maaf Andre Taulany

Kompas.com - 04/05/2019, 21:21 WIB
(dari kiri) Andre Taulany didampingi Ketua Komisi Dakwah MUI Muhammad Cholil Nafis menyampaikan permintaan maaf atas dugaan penghinaan yang dilakukan olehnya di Kantor Pusat MUI, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA(dari kiri) Andre Taulany didampingi Ketua Komisi Dakwah MUI Muhammad Cholil Nafis menyampaikan permintaan maaf atas dugaan penghinaan yang dilakukan olehnya di Kantor Pusat MUI, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis Ulama Indonesia atau MUI menyambut baik permintaan maaf komedian Andre Taulany yang dituding melakukan penghinaan terhadap seorang pemuka agama dan Nabi Muhammad SAW.

Andre terlihat menyambangi kantor pusat MUI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

Kehadiran Andre disambut baik oleh Ketua Komisi Dakwah MUI Muhammad Cholil Nafis.

Kepada awak media, Cholil Nafis mengatakan dirinya telah mendengar penjelasan langsung dari Andre, perihal candaan yang dianggap menyinggung banyak orang.

Baca juga: Sambangi MUI, Andre Taulany Sampaikan Permintaan Maaf

“Teman-teman sekalian, Alhamdulillah Mas Andre datang ke MUI, saya Cholil mewakili Majelis Ulama Indonesia untuk menerima beliau (Andre Taulany). Beliau sudah menceritakan tentang beberapa yang terjadi bahwa itu tidak ada kesengajaan dan tidak ada niat untuk menghina Rasulullah,” kata Cholil.

Atas niat baik itu, Cholil meminta kepada seluruh umat Islam yang tersinggung untuk memaafkan Andre.

“Oleh karena itu, sebagai umat Islam adalah orang yang bertaubat setelah dia melakukan kesalahan atau candaan yang melukai perasaan umat Islam sudah minta maaf dan taubat dan kami berharap para habib, ulama, asatib, umat Islam bisa menerima minta maafnya,” tuturnya.

Cholil juga berharap agar Andre bisa menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran dalam hidup.

“Dan mas Andre barang kali bisa dijadikan pelajaran, baik dengan ajaran itu atau dengan ajaran agama Islam, atau Nabi Muhammad SAW, apalagi Al Quran, hadist, tolong dihindari jangan masuk dalam candaan,” tutupnya.

Sementara, Andre berterimakasih atas sambutan hangat dan nasihat dari pihak MUI.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X