Kuasa Hukum: Yang Penting Sandy Tumiwa Sehat Tanpa Kecanduan Narkoba

Kompas.com - 06/05/2019, 12:38 WIB
(Dari kiri) Istri Sandy Tumiwa Vivi Paris, ibunda Sandy Amalia Nurshanty, kuasa hukum Sandy Denny Lubis usai mendampingi Sandy menjalani asesmen rehabilitasi di kantor BNN Provinsi DKI Jakarta, kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA(Dari kiri) Istri Sandy Tumiwa Vivi Paris, ibunda Sandy Amalia Nurshanty, kuasa hukum Sandy Denny Lubis usai mendampingi Sandy menjalani asesmen rehabilitasi di kantor BNN Provinsi DKI Jakarta, kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Sandy Tumiwa menjalani assessment untuk pengajuan rehabilitas terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).

"Assessment (rehabilitasi) yang kami ajukan sehingga baru dilakukan (sekarang)," ucap Denny Lubis selaku kuasa hukum menyampaikan maksud kedatangan mereka kepada awak media usai mendampingi kliennya.

Denny mengatakan bahwa ia telah mengajukan assessment rehabilitasi sejak dua minggu lalu dan baru diproses hari ini.

Menurut Denny, assessment rehabilitasi ini ia ajukan sebagai upaya menyembuhkan Sandy dari ketergantungan barang haram tersebut.

"Saya akan berupaya sekuat tenaga (agar Sandy Tumiwa) untuk tidak tergantung sama narkotika," ucapnya.

Denny menambahkan saat ini kesehatan Sandy dalam kondisi baik. Namun menurut dia, Sandy yang sehat tanpa ketergantungan pada narkoba adalah yang paling penting.

Sementara, pihak keluarga mempercayakan proses yang ada kepada kuasa hukum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami pihak keluarga sudah serahkan ke lawyer. Kami berharap Sandy di rehabilitasi dan terbaik untuk Mas Sandy," timpal istri Sandy Vivi Paris di lokasi yang sama.

Denny mengatakan ia tidak bisa memastikan waktu yang dibutuhkan untuk proses assessment. Yang pasti, katanya, hasil assessment akan mempengaruhi jenis hukuman dan pasal pidana yang dikenakan padanya.

Baca juga: Dengan Tangan Diborgol, Sandy Tumiwa Datang ke BNN untuk Assessment

"Nanti ditunggu ya. Beberapa hari nanti keluar hasilnya dan nanti hasil assessment akan mempengaruhi putusan. Pasal yang diajukan adalah korban karena narkotika ya," ucapnya.

Sandy ditangkap aparat Polsek Metro Menteng di Hotel The Grove, Jakarta Selatan pada pukul 02.30 WIB pada 1 Maret 2019 lalu.

Dari hasil pemeriksaan Sandy memiliki 0,24 gram sabu, bong, dan aluminium foil yang digunakan sebagai alat hisap sabu.

Sandy dikenakan pasal 112 ayat 1 Jo pasal 132 UU tentang narkotika tahun 2009 karena digunakannya bersama-sama dengan ancaman minimal empat tahun penjara.

Baca juga: Ibunda Berharap Sandy Tumiwa Bisa Direhabilitasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.