Keluarga Ingin Atur Waktu Buka Puasa bersama Sandy Tumiwa di Tahanan

Kompas.com - 06/05/2019, 15:16 WIB
Artis peran Sandy Tumiwa usai menjalani assessment di kantor BNN DKI Jakarta, kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArtis peran Sandy Tumiwa usai menjalani assessment di kantor BNN DKI Jakarta, kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak menjadi tersangka kasus penyalahgunaan narkoba, artis peran Sandy Tumiwa tak bisa bertemu keluarganya dengan leluasa, termasuk saat Ramadhan. Atas hal itu Sandy merasa sedih.

Melihat hal itu, istri Sandy, Vivi Paris, dan ibunya Amalia Nurshanty akan mengatur jadwal menjenguk agar bisa sahur dan berbuka puasa bersama.

"Dia pengin merasakan sahur dan bukber sama Mama, Vivi, dan keluarga. Yah nanti diatur waktunya lah supaya bisa sahur dan buka bareng di tahanan," ucap Amalia usai mendampingi anaknya menjalani assessment di kantor BNN DKI Jakarta, kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).

Amalia turut merasa kesepian setelah Sandy mendekam di dalam tahanan.

"Kita pasti sedih lah. Biasanya sahur bareng sama dia dan Sandy orang yang cerewet. Berasa banget enggak ada dia," ucap Amalia.

Baca juga: Sandy Tumiwa: Doakan Saya Cepat Sembuh

Sementara Vivi juga merasakan hal yang sama. Apalagi, Ramadhan tahun ini menjadi yang pertama dirinya jalani sebagai istri Sandy.

Namun, Vivi pasrah dan berdoa suaminya mendapat jalan yang terbaik atas masalah ini.

"Terberat pasti lah. Tapi ya legowo aja, ini bukan kuasa manusia. Pasti Allah SWT kasih yang terbaik. Semoga Mas Sandy sembuh lah," ucapnya.

Sandy ditangkap aparat Polsek Metro Menteng di Hotel The Grove, Jakarta Selatan pada pukul 02.30 WIB pada 1 Maret 2019 lalu.

Dari hasil pemeriksaan Sandy memiliki 0,24 gram sabu, bong, dan aluminium foil yang digunakan sebagai alat hisap sabu.

Sandy dikenakan Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 Undang Undang tentang narkotika tahun 2009 karena digunakannya bersama-sama dengan ancaman minimal empat tahun penjara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X