Akan Ada Dunia Bakul di Bentara Budaya Yogyakarta

Kompas.com - 08/05/2019, 15:07 WIB
Pameran seni rupa Bakulan karya Luddy Astaghis diadakan di Bentara Budaya Yogyakarta pada 14-22 Mei 2019. Dok Bentara BudayaPameran seni rupa Bakulan karya Luddy Astaghis diadakan di Bentara Budaya Yogyakarta pada 14-22 Mei 2019.
Penulis Ati Kamil
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Bakulan dan dunia bakul menarik perhatian perupa Luddy Astaghis (42).

Pameran tunggal Luddy, yang berjudul Bakulan dan akan diadakan di Bentara Budaya Yogyakarta pada 14-22 Mei 2019 (mulai pukul 16.00 WIB), akan menghadirkan karyanya mengenai bakulan dan bakul.

Karyanya itu berbentuk boneka-boneka berkarakter kartun. Boneka-boneka tersebut terbuat dari kain, kertas, dakron, dan beberapa bahan lain.

Tiap boneka itu memiliki mimik wajah tersendiri. Ada yang menghadirkan suasana riang, bahagia, sedih, atau duka. Ada pula yang menebar humor atau sindiran.  

Baca juga: Indonesia Sejuta Warna dari Empat Perupa

Bakulan berarti berjualan. Bakulan berasal dari kata bakul, yang berarti pedagang.
 
Luddy Astaghis mengangkat dunia bakul sebagai tema pamerannya karena dunia bakul sangat dekat dengan kehidupan sehari-harinya. Ia bersama istrinya merupakan bakul atau pedagang.

Dalam pandangan Luddy, ketika menjadi bakul, seseorang harus mampu dalam banyak hal, yaitu sopan dan bijaksana sekaligus disiplin, berani, dan tegas.  

Dalam pandangan Luddy pula, di dunia bakul terjadi banyak dan beragam konflik.

Luddy juga tertarik kepada semangat pedagang, yang berkegiatan sejak sebelum subuh sampai petang, penuh tenaga, dan mandiri.

Baca juga: Bentara Yogyakarta Gelar Pameran Perupa Perempuan

Luddy Astaghis lahir di Malang pada 17 Juni 1976. Ia mulai berpameran pada 1996.
 
Sebelum ini ia dua kali berpameran tunggal. Yang pertama, Sense of Life, diadakan pada 2004 di Ullen Sentalu Museum, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Yang kedua, Knock Out, diadakan di Citywalk, Jakarta, pada 2009.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X