Andre Taulany Tutup Kolom Komentar di Instagram agar Bisa Tenang

Kompas.com - 08/05/2019, 20:05 WIB
Andre Taulany berkunjung ke kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanAndre Taulany berkunjung ke kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembawa acara Andre Taulany diketahui telah menonaktifkan kolom komentar pada akun Instagram-nya.

Andre menonaktifkan kolom komentar bukan karena takut dibuli oleh warganet atas kasus yang tengah menimpanya.

"Bukan takut dibuli. Jadi mungkin dengan saya tidak melihat social media dulu, untuk saat ini, saya lebih tenang," ujar Andre diKantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

Andre mengaku cara tersebut cukup efektif membuatnya tenang. Dia merasa pikirannya tidak terkuras akibat membaca komentar-komentar negatif.

"Artinya tidak ada lagi masukan ini itu. Saya lebih menenangkan diri. Bukan berarti saya menutup selamanya tidak. Cuma buat nenangin diri," kata dia.

Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Andre Taulany Mengaku Belum Tahu

"Puasa dulu," timpal Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Iya," kata Andre lagi.

Ada pun Andre berkunjung ke kantor PBNU untuk meminta maaf atas permasalaahan yang menimpanya. Sebagai sesama muslim, Helmy mewakili organisasi menerima permintaan maaf Andre.

"Namun, tidak perlu sebenarnya minta maaf kepada PBNU, tapi minta maaflah kepada Allah SWT. Karena setiap orang pasti pernah khilaf, lupa, dan apa yang dialami oleh Andre bisa dilakukan oleh siapapun," ujar Helmy.

Andre dilaporkan ke polisi lantaran diduga melakukan penistaan agama. Ia dituding menghina Rasulullah SAW saat memandu acara di stasiun televisi swasta.

Baca juga: Andre Taulany Diistirahatkan dari Program Televisi Ini Talkshow

Video program televisi yang dipandu Andre itu merupakan edisi 2017. Dalam tayangan tersebut, Andre dan Sule saat itu mengundang Muhammad Devirzha atau biasa disapa Virzha "Idol".

Lebih lanjut Andre mengatakan, ia akan kooperatif terkait proses penyidikan dari laporan tersebut.

"Saya belum tahu yah. Kalau proses pelaporan itu kan, laporan sudah masuk, saya harus nunggu panggilan dari pihak kepolisian, itu saja sih," kata Andre.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X