Ibunda Kriss Hatta: Hubungan Saya Baik-baik Saja dengan Hilda Vitria

Kompas.com - 10/05/2019, 10:33 WIB
(dari kiri)  Adik Kriss Hatta Sherly Carols dan ibunda Tuty Suratinah didampingi kuasa hukum Lukmanul Hakim dalam jumpa pers di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Kamis (9/5/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA(dari kiri) Adik Kriss Hatta Sherly Carols dan ibunda Tuty Suratinah didampingi kuasa hukum Lukmanul Hakim dalam jumpa pers di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Kamis (9/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ibunda artis peran Kriss Hatta, Tuty Suratinah, mengaku hubungannya dengan Hilda Vitria, yang disebut-sebut sebagai istri putranya, baik-baik saja.

Tuty mengatakan bahwa ia dan Hilda tak terlibat suatu konflik meski kini anaknya mendekam di tahanan akibat berseteru dengan Hilda.

"Sering komunikasi (sebelumnya), hubungan Hilda dengan saya baik-baik saja. Dari awal saya juga menyetujui pernikahan mereka," ucap Tuty dalam jumpa pers di Mal Season City, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (9/5/2019).

Ia hanya tak menyangka bahwa hubungan asmara anaknya dengan Hilda akan berujung ke meja hijau. Tuty juga sempat menasehati Kriss yang merasa kecewa dengan Hilda.

"Pas kejadjan itu Kriss bilang ke saya 'Hilda tega ya Ma, padahal kita sudah menikah'. Saya bilang 'ya sudah Kriss mungkin bukan jodoh kamu' saya bilang," ucap Tuty.

Kini, Tuty sudah tak mau membahas hubungan anaknya tersebut. Ia ingin fokus menyelesaikan kasus hukum yang menjerat Kriss.

Baca juga: Dijerat Kasus Pemalsuan Dokumen, Kriss Hatta Terancam 12 Tahun Penjara

"Saya cuma mau ini sekarang cepat selesai, biarlah (hubungan) yang kemarin itu," ucapnya.

Tuty juga menambahkan bahwa ia akan membeberkan bukti-bukti yang menurut dia dapat meringankan anaknya dari dakwaan jaksa.

"Saya punya bukti-bukti dan salinan surat pernikahan Kriss. Saya juga mempertanyakan buku nikah Kriss dan Hilda yang pertama yang sempat dihilangkan oleh Ibunda Hilda," kata Tuty..

Kriss dianggap telah memalsukan data dalam buku pernikahan dengan Hilda Vitria yang ia klaim pernah menjadi istrinya.

Kasus tersebut semakin rumit setelah kedua belah pihak mengaku punya bukti kuat yang akan ditunjukkan di Pengadilan Negeri Bekasi, tempat Kriss menjalani persidangan.

Kriss didakwa dengan tiga pasal atas dugaan kasus pemalsuan dokumen, yakni Pasal 264 Ayat 2, Pasal 266 Ayat 1, dan Pasal 266 Ayat 2. Kriss diancam dengan hukuman penjara selama 12 tahun.

Baca juga: Gereget, Kriss Hatta Akan Kembali Ajukan Penangguhan Penahanan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X