Ada Protes dari MUI, Pihak ANTV Akan Evaluasi Konten Pesbukers

Kompas.com - 29/05/2019, 12:40 WIB
Sahurnya Pesbukers ANTVSahurnya Pesbukers

JAKARTA, KOMPAS.com - Manager Corporate Communication ANTV, Ichwan Murni, mengatakan pihaknya akan mengevaluasi konten yang ada dalam program Sahurnya Pesbukers dan Peskubers Ramadhan yang dipermasalahkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sebagai informasi, MUI pada 28 Mei 2019 melayangkan permintaan agar dua program tersebut dihentikan. MUI menilai program-program itu berisi konten-konten yang tidak sesuai atau melenceng dari tema bulan suci Ramadhan.

"Mungkin yang akan dievaluasi adalah konten-konten yang sudah diributkan itu. Intinya harusnya ada evaluasi," kata Ichwan Murni saat dihubungi Kompas.com, Rabu (29/5/2019).

Namun, kata Ichwan, pihaknya sejauh ini belum menerima secara langsung surat permintaan dari MUI berikut juga dengan surat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

"Terus terang sampai saat ini kami belum menerima (surat resmi) teguran dari KPI, ya," kata Ichwan.

Baca juga: MUI Minta Pesbukers Dihentikan, Ini Tanggapan Pihak ANTV

Diberitakan sebelumnya, MUI menganggap ANTV tidak pernah memperbaiki kualitas konten Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan setelah beberapa kali mendapatkan teguran dari KPI. Kali ini, MUI menilai ada beberapa poin yang dipermasalahkan.

Poin tersebut adalah memeluk dan mencium, hinaan fisik, tarian yang mengumbar keindahan tubuh, dialog dan adegan tidak pantas, lawakan saling menghina, busana kurang pantas, dan bahasa bernuansa sensual.

Pada Ramadhan 2018 lalu, dua program ANTV tersebut termasuk dalam lima program yang direkomendasikan MUI untuk dihentikan tayangannya karena kontennya yang buruk, apalagi untuk bulan Ramadhan.

Sementara itu, tiga program televisi Ramadhan lainnya adalah Ramadhan di Rumah Uya (Trans 7), Brownis Sahur (Trans TV) dan Ngabuburit Happy (Trans TV), yang MUI sarankan untuk berhenti pada Ramadhan 2018, tahun 2019 ini sudah tidak tayang lagi.

Baca juga: Pesbukers Dipermasalahkan MUI, ANTV Tunggu Teguran Resmi dari KPI Pusat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X