Abimana Aryasatya Bikin Joko Anwar Ngambek

Kompas.com - 29/05/2019, 13:49 WIB
Abimana Aryasatya menghadiri peluncuran poster film Gundala di Gedung SCTV, Jakarta Pusat, Selasa (29/5/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanAbimana Aryasatya menghadiri peluncuran poster film Gundala di Gedung SCTV, Jakarta Pusat, Selasa (29/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Abimana Aryasatya awalnya menolak tawaran sutradara Joko Anwar untuk peran Gundala.

"Sempat ngambek dia (Joko Anwar), memang waktu itu karena ada kerjaan lain sih," kata Abimana di Gedung SCTV, Jakarta Pusat, Selasa (29/5/2019).

Kepada Joko, Abimana mengaku tidak bisa mengambil pekerjaan lain sebelum pekerjaan satunya selesai. Namun, Joko menunggu Abimana menyelesaikan pekerjaannya tersebut.

Di sisi lain, Abimana mengaku juga takut memerankan karakter superhero Indonesia karya komikus Harya Suryaminata atau Hasmi tersebut. Abimana khawatir tidak bisa memenuhi ekspektasi orang-orang.

"Apalagi sekarang kan pasarnya bukan cuma Indonesia ya, sekarang pasarnya global," kata Abimana.

Baca juga: Penonton Preview Film Gundala Puas, Joko Anwar Semringah

"Tapi, senang pasti ya. Enggak tahu ini juga mimpi gue juga dulu. Dulu sama salah satu kru di sini pernah ngobrolin ini lima tahun yang lalu, ya, kami anggap itu cuma mimpi dan sekarang kami berhasil merealisasikannya," kata Abimana.

Sementara itu, Joko punya alasan memilih Abimana sebagai pemeran Gundala.

"Karena Gundala ini adalah karakter yang punya kerapuhan tapi dia juga kuat. Sesuai dengan Abimana," ujarnya.

Baca juga: Kostum Gundala Dibuat di Los Angeles, Satu Pabrik dengan Daredevil

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X