Tissa Biani Akui Sulit Jadi Murid Pesantren

Kompas.com - 14/06/2019, 16:33 WIB
Tissa Biani menghadiri screening film Bumi Itu Bulat di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanTissa Biani menghadiri screening film Bumi Itu Bulat di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Tissa Biani (16) baru saja merampungkan film horor terbarunya yang berjudul Makmum.

"Baru kelar shooting film horor judulnya Makmum, sudah rilis poster juga kemarin sama teaser. Terus rencananya mau produksi film lagi di bulan Juni sampai Agustus," ungkap Tissa saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2019).

Tissa berkisah bahwa film Makmum merupakan film horor yang lebih mengedepankan drama.

"Ini horor kedua. Sebelumnya tuh film The Returning, lebih ke drama. Kalau ini lebih ke drama cerita anak pesantren yang diangkat dari cerita hits di YouTube. Makanya aku mau ambil," ucap Tisa lagi.

Baca juga: Tissa Biani Ingin Jajal Film Action

Memerankan sosok murid dari sebuah pesantren dirasa begitu sulit bagi Tissa.

"Kalau kesulitan pasti ada. Lebih ke bangun karakter aja sih harus jadi anak pesantren, berhijab, pemberani, paling tantangan dari situ aja," kata Tissa.

Setelah membintangi dua film horor dan beberapa film drama, Tissa mengaku ingin mendapatkan tantangan lain yakni, berakting dalam film laga.

"Dari selalu bilang aku pengen main film action tapi belum jodoh. Mudah-mudahan nanti bisa dapat tawaran main film action," kata Tissa.

Baca juga: Dulu Tomboi, Tissa Biani Kini Senang Dandan Lebih Feminin

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X