Ifan Seventeen Merasa Canggung Saat Kembali Manggung

Kompas.com - 18/06/2019, 16:21 WIB
Ifan Seventeen manggung untuk kali pertama pascabencana tsunami yang merenggut tiga personelnya di Tanjung Lesung, Banten pada akhir tahun 2018 lalu. Dokumentasi PribadiIfan Seventeen manggung untuk kali pertama pascabencana tsunami yang merenggut tiga personelnya di Tanjung Lesung, Banten pada akhir tahun 2018 lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Ifan Seventeen, berbagi pengalamannya saat ia manggung untuk kali pertama pascabencana tsunami yang merenggut tiga personelnya di Tanjung Lesung, Banten pada akhir tahun 2018 lalu.

Cerita tersebut dibagikan pria bernama lengkap Riefian Fajarsyah itu melalui akun Instagramnya. Vokalis berusia 36 tahun itu mengunggah beberapa foto dirinya yang sedang bernyanyi di atas panggung di Magetan, Jawa Tengah.

Ifan mengaku memilih panggung kecil lantaran harus kembali menyesuaikan diri.

"Alhamdulillah hari ini mulai manggung lagi, the very first gig since December last year. Sengaja ambil panggungan yang ga terlalu besar dan ga terlalu masal, untuk pengenalan kembali ke panggung, pengenalan kembali ke semua suasana diatasnya, untuk sesuatu yang besar diakhir tahun ini insyaAllah," tulis Ifan seperti dikutip Kompas.com, Selasa (18/6/2019).

Baca juga: Kata Manajemen Ifan Seventeen soal Pelaporan ke Polisi

Ifan tak memungkiri bahwa ia masih merasa canggung saat berada di atas panggung.

"Eventhough it felt so awkward diatas panggung tanpa anak2, dan memang butuh keberanian yang besar buatku sampe bisa nginjekin kaki diatas panggung lagi," tulis Ifan.

Namun, pemanasan ini harus dilakukan demi sebuah proyek di akhir tahun.

"Tapi insyaAllah semua ini buat rencana BESAR diakhir tahun, bismillah," tulis Ifan lagi.


Untuk diketahui, tiga personel Seventeen, yakni Bani, Herman, dan Andi ditemukan meninggal saat terjadi bencana tsunami yang terjadi di Tanjung Lesung Beach Resort, pada 22 Desember 2018 lalu.

Selain tiga personel, Ifan juga kehilangan istrinya, Dylan Sahara, yang juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X