Denada: Sejujurnya, Aku Enggak Kuat

Kompas.com - 19/06/2019, 10:06 WIB
Penyanyi Denada Tambunan saat diabadikan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2018). KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung Penyanyi Denada Tambunan saat diabadikan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2018).

KOMPAS.com - Penyanyi Denada membantah jika ia dibilang sebagai perempuan yang kuat dan tabah mendampingi putri semata wayangnya yang berjuang melawan kanker darah. Sebab, ia merasa tidak seperti itu.

"Orang selalu ngomong sama aku 'Denanda aduh kamu kuat sekali, kamu hebat sekali bisa menjalani semua ini dengan strong', itu hatiku langsung nyuuut aja," ujar Denada dalam video berjudul "Bisik-bisik Tetangga Eksklusif Singapore: Kondisi Terkini Shakira, Denada Punya Rencana Ini!" di kanal YouTube MOP Channel, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (19/6/2019).

"Karena sesungguhnya kalau aku boleh jujur, enggak kuat juga. Enggak ada itu kuat," katanya lagi.

Putri Emilia Contessa ini berpandangan bahwa tidak ada satu pun ibu dari latar belakang mana pun yang bisa kuat melihat anaknya mengidap penyakit berat.

Baca juga: Bersama BLACKPINK dan Selang Infus, Putri Denada Lakukan Aksi Mengharukan di RS

"Tapi kembali lagi, semua ibu di dunia ini akan mempunyai daya juang yang sama dengan aku pada saat dihadapkan dengan situasi yang sama," ucap Denada.

"Kami mengerti bahwa ini bukan perjalanan yang mudah dan kalau kita bicara kuat, enggak ada kekuatan itu," imbuhnya.

Ia menambahkan, selain ibunya, yang bisa membantunya untuk bertahan selama ini adalah Tuhan.

"Ini sih sangat klise. Tapi ini sejujurnya, satu-satunya yang I run to kepada Allah. Aku curhat aku ceritakan kepada Allah 'ini berat sekali buatku, sulit sekali untukku bisa kuat melihat anakku seperti ini'. Aku ceritakan semuanya. Enggak komplain, tapi curhat," kata Denada.

Baca juga: Lihat Kondisi Anak, Denada Berniat Pindah dan Menetap di Singapura



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X