Rhoma Irama Bikin Gina S Noer Ubah Nama Karakter Film Dua Garis Biru

Kompas.com - 27/06/2019, 20:30 WIB
Penulis yang juga sutradara Gina S Noer saat berkunjung ke Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Penulis yang juga sutradara Gina S Noer saat berkunjung ke Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua karakter Dara dan Bima menjadi sosok sentral film Dua Garis Biru yang disutradarai oleh Gina S Noer.

Sebelumnya, kata Gina, saat menulis skenario film tersebut, nama karakternya bukanlah Dara dan Bima. Ia menjelaskan alasan mengganti nama karakter tersebut.

"Kenapa Dara? Saya, kan, suka sekali dengan lagunya Rhoma Irama 'Darah Muda'. Jadi Dara itu diambil karena Rhoma Irama," kata Gina dalam jumpa pers di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019).

Dara, kata Gina, sesuai dengan spirit lagu "Darah Muda" yang mengedepankan jiwa para anak muda. Karakter Dara sendiri diperankan oleh Zara JKT48.

Baca juga: Gina S Noer Butuh 10 Tahun untuk Skenario Dua Garis Biru

Sementara nama Bima terinspirasi dari karakter pewayangan Mahabharata. Karakter Bima diperankan oleh artis peran Anggga Yunanda.

"Bima saya suka karena secara fisik dia kuat," kata istri dari penulis skenario Salman Aristo tersebut.

Adapun cerita Dua Garis Biru sudah Gina buat sejak 2009 lalu. Saat itu, Gina merasa perlu adanya edukasi yang positif terhadap para remaja di Indonesia.

Setelah lamanya mangkrak, Gina akhirnya menyelesaikan skenario tersebut setelah terus diteror oleh produser Chand Parwez Servia.

"Ada untungnya juga saya tunggu lama. Karena jadi mereka (Zara dan Angga) yang perankan," kata Gina.

Baca juga: Jelang Rilis Dua Garis Biru, Gina S Noer Sulit Tidur



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X