Galih Ginanjar Minta Bantuan Pengacara Ahmad Dhani soal Kasus "Ikan Asin", tetapi Ditolak

Kompas.com - 02/07/2019, 16:08 WIB
Pasangan selebritis Galih Ginanjar dan Kumalasari ditemui wartawan usai menjadi nara sumber di salah satu TV swasta nasional di kawasan Mampang, Jakarta, Senin (12/2/2018). Kumalasari yang dulunya bertubuh gemuk, sekarang menjadi langsing seperti boneka barbie. Kumalasari pernah memerankan menjadi seorang asisten rumah tangga pada sinetron bidadari. TRIBUNNEWS/HERUDINPasangan selebritis Galih Ginanjar dan Kumalasari ditemui wartawan usai menjadi nara sumber di salah satu TV swasta nasional di kawasan Mampang, Jakarta, Senin (12/2/2018). Kumalasari yang dulunya bertubuh gemuk, sekarang menjadi langsing seperti boneka barbie. Kumalasari pernah memerankan menjadi seorang asisten rumah tangga pada sinetron bidadari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencara Aldwin Rahadian menolak menangani kasus yang menjerat artis sinetron Galih Ginanjar terkait konten bermuatan asusila.

Aldwin merupakan kuasa hukum artis musik Ahmad Dhani saat berperkara di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkait kasus pencemaran nama baik atau vlog idiot.

"Saya baru ini keputusannya. Saya enggak memungkinkan lah. Saya enggak jadi ambil (tawaran sebagai kuasa hukum Galih Ginanjar)," kata Aldwin saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/7/2019).

Baca juga: Laporan Fairuz dan Komentar Galih Ginanjar soal Bau Ikan Asin

Aldwin mengatakan, Galih bersama istrinya pada Senin (1/7/2019) datang kepadanya untuk meminta bantuan hukum. Namun, Aldwin masih mempertimbangkannya karena beberapa hal, termasuk ia punya agenda lain.

"Saya sebetulnya ada agenda dalam pekan ini ke Perth, Australia. Jadi, saya enggak bisa menangani," kata Aldwin.

Sebelumnya beredar foto pertemuan antara Aldwin bersama tim kuasa hukumnya dengan Galih Ginanjar dan istrinya, Barbie Kumalasari. Diketahui pertemuan itu untuk membicarakan kasus hukum yang menjerat Galih.

Diberitakan sebelumnya, Galih dilaporkan oleh mantan istrinya, artis peran Fairuz A Rafiq, ke Polda Metro Jaya, Senin (2/7/2019).

Baca juga: Dilaporkan Fairuz soal Bau Ikan Asin, Galih Ginanjar Siap Penuhi Panggilan Polisi

Galih dituduh telah dengan sengaja menyebarkan konten bermuatan asusila dalam sebuah video dari kanal YouTube Rey Utami dan Pablo Benua.

Dalam akun YouTube tersebut, Galih diduga mengucapkan kalimat tidak senonoh tentang Fairuz, yakni soal bau ikan asin.

Konten tersebut dianggap melecehkan Fairuz dan harga diri perempuan di Indonesia hingga berujung ke kantor polisi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

. Wuaaaah bersama rombongan loyer nich . Kayanya makan siang ini bakalan sama ikan asin lagi ??

Sebuah kiriman dibagikan oleh Bukan Akun Haters / Fanbase ???? (@lambe_turah) pada 1 Jul 2019 jam 6:09 PDT



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X