Ada Sutradara Ingin Kisah Vanessa Angel di Penjara Dijadikan Film

Kompas.com - 03/07/2019, 19:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengalaman hidup artis peran Vanessa Angel selama mendekam di penjara Rutan Medaeng, Jawa Timur, menarik perhatian seorang sutradara.

Kuasa hukum Vanessa, Milano Lubis, mengatakan bahwa sang sutradara berkeinginan untuk membuat kisah tersebut menjadi sebuah film.

"Tadi kami meeting sama sutradara juga untuk mengangkat ceritanya Vanessa," kata Milano di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2019).

Milano masih menyembunyikan identitas sutradara tersebut. Namun sutradara itu sudah mengutarakan keinginannya saat Vanessa berada penjara. 

"Ini nanti kami intens ke depan, karena baru pertemuan pertama," kata Milano.

Tidak hanya menarik perhatian seorang sutradara, kehidupan Vanessa di penjara juga menarik salah satu stasiun televisi digital. Mereka bahkan sudah lebih dulu menjalin kontrak eksklusif dengan Vanessa.

"Diary Vanessa. Sebenarnya lebih kepada cerita kehidupan Vanessa selama lima bulan, dari di Polda sampai di Medaeng. Banyak cerita yang bisa digali selama Vanessa di titik nol," kata Milano.

Baca juga: Vanessa Angel Kini Dikontrak Eksklusif, Berapa Tarifnya?

"Ibaratnya ini Vanessa bilang titik terendah dalam hidupnya dia. Karena dia merasakan bagaimana di ruang isolasi, tidur di kamar yang cuman memuat 10 orang, tapi diisi 40 orang, ya, lebih seperti itu," sambung Milano.

Sebelumnya diberitakan Vanessa Angel terjerat kasus penyebaran konten asusila di Polda Jawa Timur pada awal Januari 2019. Sejak itu ia ditahan hingga Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 5 bulan kepadanya.

Vanessa menghirup udara bebas pada Minggu (30/6/2019), hanya beberapa hari setelah vonis dijatuhkan.

Baca juga: Bebas dari Penjara, Vanessa Angel Kembali Menjemput Rezeki...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.