Curahan Hati Grup Musik OM PMR yang Memilukan

Kompas.com - 06/07/2019, 12:14 WIB
OM PMR dan Kunto Aji diabadikan di NoName Cafe, Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017). Mereka merilis singel berjudul To Long To Be Alone yang merupakan lagu daur ulang milik Kunto yang berjudul Terlalu Lama Sendiri. KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanOM PMR dan Kunto Aji diabadikan di NoName Cafe, Poins Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2017). Mereka merilis singel berjudul To Long To Be Alone yang merupakan lagu daur ulang milik Kunto yang berjudul Terlalu Lama Sendiri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup musik yang berjaya pada era 1980-an, Orkes Moral Pengantar Minum Racun ( OM PMR), menuliskan curahatan hati (curhat) mereka yang memilukan di media sosial.

Melalui fitur Instagram Story, OM PMR mengakui bahwa sekarang ini tawaran manggung semakin berkurang. Grup pelantun lagu "Judul-judulan" ini menuding ada pihak atau oknum tertentu yang menjadi penghambat rezeki mereka.

"Banyak pertanyaan kenapa kita jarang manggung, jawabannya adalah memang ada oknum yang sengaja ingin membuat kami tenggelam. Apa masalahnya?" tulis mereka di akun Instagram @om.pmr, seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (6/7/2019).

Grup yang igawangi Budi Padukone (gitar), Yuri Mahippal (mandolin), Imma Maranaan (bass), Ajie Cetti Bahadursyah (tambourine), dan Harri "Muke Kapur" (mini drum/gendang) itu tak menjelaskan secara rinci atau pun menyebut oknum tersebut.

"Karena tidak puas dengan keringat kami selama hampir 5 tahun," tulis mereka.

"Kami hanya manusia berusia senja yang bermodalkan karya untuk hidup. Doakan saja manusia yang tidak suka kami berkarya selalu dalam keadaan sehat dan waras jiwanya raganya. Sejatinya rezeki manusia ada di tangan Yang Maha Kuasa," lanjut OM PMR.

Baca juga: Jhonny Iskandar Ungkap Penyebab Hengkangnya dari OM PMR

Selepas itu, banyak warganet yang merespons curahan hati OM PMR tersebut. Grup musik orkes itu lalu kembali mengungkap kondisi miris mereka saat ini.

"Jadi rame banget... Tidak ada maksud untuk minta dikasihani, tapi inilah yang terjadi," tulis OM PMR.

"Kebutuhan sehari-hari kami dibantu manajer kami. Sejujurnya kami lebih senang berkeringat di atraksi panggung. Apalah daya kami kalau harus ada yang banting stir ngojek di Pasar. Terima kasih apresiasi kalian semua!!" tutup mereka.

OM PMR mulai luas dikenal pada akhir era 1980-an lewat hits mereka yang berjudul "Judul-judulan". Mereka ditemukan oleh penyiar Prambors, Wre Munindra, atas inisiatif mendiang pelawak Kasino, yang kemudian memberikan nama untuk grup tersebut.

Setelah itu, mereka vakum selama bertahun-tahun hingga akhirnya pada 2014, OM PMR bangun dari tidur panjangnya. Mereka kembali meramaikan belantika musik Indonesia lewat album berjudul Orkeslah Kalau Bergitar.

Pada 2017, PMR merilis singel parodi dari lagu milik Kunto Aji, "Terlalu Lama Sendiri" dan memberinya judul "Too Long To Be Alone".

Namun pada 2018, vokalis mereka, Jhonny Iskandar hengkang dari grup tersebut karena masalah perbedaan prinsip dan masalah honor.

Baca juga: Grup Musik Legendaris OM PMR Akui Satu Personel Mereka Jadi Tukang Ojek

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X