Kenangan Soleh Solihun dengan Narasumber Skripsinya, Arswendo Atmowiloto

Kompas.com - 20/07/2019, 12:12 WIB
Arswendo Atmowiloto (1995). KOMPAS/RYADI KARTONOArswendo Atmowiloto (1995).

JAKARTA, KOMPAS.com — Komedian tunggal Soleh Solihun mengatakan, mendiang Arswendo Atmowiloto pernah menjadi narasumbernya saat mengerjakan skripsi sewaktu kuliah.

"Saya pernah menjadikan Arswendo sebagai narasumber skripsi soal majalah musik," kata Soleh saat ditemui di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).

Ia mengenang Arswendo sebagai seorang penulis dan wartawan senior yang berbakat.

Baca juga: Putri Arswendo Atmowiloto: Yang Pasti Keluarga Cemara Difilmkan, Bapak Senang

"Jadi banyak yang harusnya berduka sih dari sisi jurnalistik, budaya," ujarnya. 

Soleh mengenang, saat itu dia mengejar Arswendo yang tengah memiliki kegiatan yang padat.

Hingga akhirnya mereka melakukan wawancara di parkiran mobil.

Baca juga: Ungkapan Duka Zara JKT48 untuk Mendiang Arswendo Atmowiloto

Soleh Solihun saat ditemui di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).KOMPAS.com/IRA GITA Soleh Solihun saat ditemui di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).
"Saya waktu itu tahun 2004 menelepon Arswendo dan janjian di kantornya di daerah Bintaro. Saya naik Metromini ke situ. Lama tuh nyari alamatnya karena nomornya ngacak. Sampai sana Arswendo enggak ada, saya kejar dia ke Pakubuwono, dia lagi ngisi seminar," tutur Soleh.

"Kami wawancara di tempat parkir sambil berdiri. Jadi wawancara sambil dia menghabiskan beberapa batang rokok di parkiran mobil dengan santai," ujarnya. 

Soleh pun mengenang Arswendo sebagai sosok yang baik. Sejak saat itu, Soleh merasa berutang budi kepada Arswendo.

Baca juga: [POPULER ENTERTAINMENT] Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia | Nunung Tertangkap Narkoba

"Saya merasa Arswendo baik karena mau ngeladenin mahasiswa dari Jatinangor. Mau meluangkan waktu buat saya yang bukan siapa-siapa," ucap Soleh.

"Kalau orang yang baik pasti dia bilang lagi sibuk. Jadi salah satu orang yang berjasa meluluskan saya. Jadi dari sisi akademis saya berutang budi sama dia," ujarnya.

Sebelumnya, sastrawan dan wartawan senior Arswendo Atmowiloto (70) meninggal dunia pada Jumat (19/7/2019) pukul 17.50.

Baca juga: Kenangan Berkesan Slamet Rahardjo tentang Mendiang Arswendo Atmowiloto

Arswendo meninggal dunia di rumahnya karena sakit yang dideritanya selama ini.

Jenazah akan dimakamkan di tempat peristirahatan terakhir di Sandiego Hill, Karawang, Jawa Barat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X