Jadi Tersangka, Kriss Hatta Tertunduk Kembali Pakai Baju Tahanan

Kompas.com - 24/07/2019, 15:15 WIB
Artis peran Kriss Hatta mengenakan baju tahanan saat rilis di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019). Kriss ditangkap karena kasus penganiayaan. KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArtis peran Kriss Hatta mengenakan baju tahanan saat rilis di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019). Kriss ditangkap karena kasus penganiayaan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Kriss Hatta kembali mengenakan baju berwarna oranye alias baju tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan.

Status tersangka Kriss didapat setelah polisi menindaklanjuti laporan Antony Hillenaar yang mengaku sebagai korban penganiayaan.

Kriss terlihat hanya tertunduk ketika digiring mengenakan baju tahanan bersama tersangka kasus kriminal lainnya dalam rilis di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).

Baca juga: Kriss Hatta Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan

Saat ini, Kriss akan ditahan oleh pihak kepolisian untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah Kriss Hatta akan ditahan atau tidak selama proses hukum berjalan.

"Setelah penangkapan apakah ditahan atau tidak? Kita tunggu suratnya dulu (Surat penahanan)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).

Lantaran kasus hukum ini, Kriss mengenakan baju tahanan untuk kedua kalinya, sebelumnya ia harus melakukan hal yang sama ketika dirinya tersandung kasus dugaan pemalsuan dokumen pernikahan atas laporan Hilda Vitria.

Baca juga: Belum Sebulan Bebas, Kriss Hatta Ditangkap Lagi karena Penganiayaan

Sebelumnya, Antony yang merupakan pemain FTV melaporkan Kriss ke polisi dengan surat laporan bernomor LP/2109/IV/2019/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 6 April 2019.

Saat itu, Kriss terlibat bertengkaran dengan temannya. Alih-alih ingin memisahkan mereka, Antony justru terkena pukulan dari Kriss.

Kejadian dugaan penganiayaan itu terjadi pada 6 April di sebuah tempat hiburan malam Dragonfly, Jakarta Selatan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X