Cerita Ruben Onsu soal Teror Mistis, Ayam Busuk hingga Kotoran Hewan

Kompas.com - 25/07/2019, 16:27 WIB
Ruben Onsu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanRuben Onsu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembawa acara Ruben Onsu mengatakan, usaha bisnis Geprek Bensu kerap mendapatkan teror "mistis".

Meski awalnya percaya tidak percaya, kata Ruben, hal itu memang ada dan ia merasakannya selama ini.

"Sebenarnya banyak kejadian (mistis) di tempat Geprek Bensu lain," kata Ruben di kawasan Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019).

Selain kejadian kesurupan massal yang terjadi Rabu (24/7/2019) di salah satu gerai Geprek Bensu di kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, kata Ruben, masih ada sederet kejadian mistis yang tak kalah aneh.

Baca juga: Pegawai Geprek Bensu Kesurupan Massal, Ruben: Hati Saya Sedih

Misalnya, ada salah satu gerai yang selama satu hari tidak ada pengunjung. Padahal hari-hari biasanya begitu ramai.

Belum lagi, kata Ruben, ayam-ayam yang menjadi bahan baku tiba-tiba busuk. Padahal ayam tersebut baru didatangkan.

"Ada kotoran kucing seplastik. Jadi, di taruh di depan toko. Nalar positifnya, apa iya kucing buang kotoran di plastik? Ya, sudahlah mungkin orang iseng. Sering banget," kata Ruben.

Baca juga: Jenguk Nunung di Polda Metro Jaya, Ruben Onsu dan Vega Darwanti Bawa Makanan

Terkait apakah rentetan kejadian itu karena persaingan bisnis, Ruben tidak mau berbicara lebih jauh. Ruben menganggap hal ini sebagai ujian.

"Enggak tahu, ya. Cuma bicara sakit hati, saya pribadi sakit hati sama orang malah diam aja. Kesal sama orang enggak pernah dibahas di social media, social media gue only dagangan dan kebahagiaan keluarga gue aja," kata dia.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X