Iwan Fals, Once, dan Fiersa Besari Nyanyikan Ibu Pertiwi untuk Bumi Manusia

Kompas.com - 25/07/2019, 21:52 WIB
Once Mekel, Iwan Fals, dan Fiersa Besari berpose saat jumpa pers tentang lagu Ibu Pertiwi yang menjadi tema lagu film Bumi Manusia di Gedung Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanOnce Mekel, Iwan Fals, dan Fiersa Besari berpose saat jumpa pers tentang lagu Ibu Pertiwi yang menjadi tema lagu film Bumi Manusia di Gedung Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga penyanyi lintas generasi, yakni Iwan Fals, Once Mekel, dan Fiersa Besari menjadi pengisi lagu tema untuk film Bumi Manusia.

Mereka akan menyanyikan lagu bernuansa patriotik " Ibu Pertiwi" karya Ismail Marzuki.

Komposer Purwacaraka yang didapuk mengaransemen mengatakan bahwa cukup sulit meramu lagu yang mengangkat kisah tentang Ibu Pertiwi.

"Aransemennya saya buatnya pakai hati. Saya harus bikin sesuatu yang menyentuh, karena konten ini jauh lebih penting buat saya," ujar Purwacaraka di Gedung Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019).

Purwa mengatakan ia membuat aransemen yang menyebabkan lagu itu menyentuh hati dan rasa kebangsaan.

"Bikin sesuatu yang Kang Iwan bikin orang bergemetar. Intinya saya merasa ini tepat untuk saat ini. Kita harus meningkatkan dan menimbulkan rasa kebangsaan yang tinggi untuk saat ini," sambung dia.

Sutradara Bumi Manusia, Hanung Bramantyo, mengatakan ide menggunakan lagu "Ibu Pertiwi" muncul setelah ia tak sengaja mendengarkan lagu itu di YouTube.

Ia pun menyodorkan idenya kepada bos Falcon Pictures HB Naveen. Ia mendapat jawaban tidak lama setelah itu. Produser menyetujui idenya.

Baca juga: Durasi Bumi Manusia 3 Jam, Iqbaal Sarankan Tak Bawa Guling dan Tikar

Namun untuk urusan siapa penyanyinya, Hanung menyerahkan kepada pihak rumah produksi Falcon Pictures.

"Ya sudah persoalan penyanyi saya serahkan sama Pak Naveen. Ditunjukin lah yang nyanyi ini mereka ini," kata Hanung yang menunjuk Iwan, Once, dan Fiersa.

Baca juga: Sehari Tayang, Trailer Bumi Manusia Trending di YouTube

Iwan mengaku merasa terhormat bisa dilibatkan dalam film ini. 

"Yang buat saya tertarik ini adalah Bumi Manusia. Wah, ada Mas Hanung, jadi semakin yakin dan cuek aja karena yakin pasti bagus filmnya," ucap Iwan.

Baca juga: Ketika Minke Mencari Kebebasan dalam Trailer Bumi Manusia

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Fiersa sebagai penyanyi termuda dalam trio itu.

"Waktu diajak saya langsung bilang iya walau gugup. Satu yang membuat saya yakin, kesempatan hebat tidak datang dua kali," kata Fiersa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X