Klarifikasi Ria Ricis, Bantah Prank hingga Sulit Kembali ke YouTube

Kompas.com - 29/07/2019, 09:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ria Ricis, salah satu YouTuber yang memiliki subscribers terbanyak di Indonesia, baru-baru ini mengejutkan publik dengan mengunggah video terakhirnya.

Ia kali pertama merilis video YouTube pertamanya pada 16 Maret 2016 dan kini sudah memiliki 15,9 juta subscribers.

Video-video yang diunggah oleh Ria bahkan sudah menembus angka 1,86 miliar views secara keseluruhan.

Namun, kabar mengejutkan datang setelah Ricis berpamitan kepada subscribers dan tim kanal YouTube-nya pada Sabtu (27/7/2019).

Pengumuman tersebut diungkapkan oleh Ria melalui vdieo berjudul "SAYA PAMIT. 24 JAM HAPUS" yang kemungkinan menjadi video terakhir yang ia unggah di akun YouTube Ricis Official.

Dalam video itu, Ricis mengungkapkan hal itu merupakan keputusannya secara mandiri. Salah satu alasannya adalah karena kegelisannya yang ia rasakan selama ini.

Ricis merasa harus melakukan hal berbeda lagi. Ia juga menegaskan keputusan ini bukanlah sebuah drama. Ia pun meminta penggemarnya jangan kecewa dan memaklumi keputusannya.

Usai memberikan pengumuman tersebut, warganet dan penggemar Ricis bereaksi. Ricis pun memberikan beberapa pernyataan tambahan melalui akun Instagram-nya.

Berikut pernyataan-pernyataan lanjutan Ricis:

Baca juga: 5 Video Kolaborasi Ria Ricis bersama Artis Ternama hingga Jokowi

Bukan prank

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.