Sanksi Suspend 3 Video YouTube Kimi Hime Akan Dicabut

Kompas.com - 31/07/2019, 18:16 WIB
Youtuber Kimberly Khoe alias Kimi Hime. YouTube/Kimi HimeYoutuber Kimberly Khoe alias Kimi Hime.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum YouTuber Kimi Hime, Irfan Akhyari, mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan kepastian dari Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) bahwa suspend terhadap tiga videonya akan segera dicabut.

"Sehingga kami sepakati kalau pun nanti saran Kominfo ini bisa kami lakukan di video-video kontennya Kimi, maka pihak Kominfo itu akan membuka suspend terhadap tiga video dan juga terhadap yang enam video yang dikenakan pembatasan usia," ujar Irfan ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (31/7/2019).

Irfan mengatakan, kepastian itu mereka terima saat bertemu langsung dengan pihak Kominfo pada Senin (29/7/2019).

Dalam pertemuan tersebut tim kuasa hukum Kimi mempertanyakan alasan Kominfo melakukan langkah suspend tersebut. 

Kepada tim kuasa hukum Kimi, Kominfo mengatakan bahwa video-video Kimi tersebut melanggar Pasal 27 ayat 1 UU ITE tentang penyebaran muatan yang melanggar kesusilaan.

"Kalau dari Kominfo, mereka beranggapan bahwa konten dari Kimi Hime ini adalah terlalu vulgar, terus kan melanggar kesusilaan, tidak sesuai dengan norma-norma," ujar Irfan.

"Nah, kami selaku tim kuasa hukum mempertanyakan yang dimaksud vulgar itu seperi apa karena batasannya tidak ada. Karena belum ada aturan juga yang rinci yang mendefinisikan vulgar atau asusila," tambahnya.

Baca juga: Tanpa Diminta Kominfo, Kimi Hime Cabut Konten yang Dinilai Vulgar

Meski demikian, lanjutnya, Kimi bersedia menerima berbagai saran yang disampaikan Kominfo. Kimi juga bersedia memperbaiki konsep video-video yang dinilai tak sesuai norma tersebut. 

"Jadi kalau dilihat saat ini penampilan Mbak Kimi sudah cukup berbeda ya. Lebih menggunakan pakaian yang lebih umum di masyarakat. Ini dilakukan sebelum bertemu dengan Kominfo," sebutnya.

"Terhadap tiga video yang di-suspend oleh Kominfo bukan berarti di-take down oleh Kominfo, tetapi akan sedikit kami revisi sesuai dengan saran dan arahan dari Kominfo. Selain itu tentang misleading thumbnail tersebut kami juga akan sesuaikan," lanjutnya.

Irfan melanjutkan, pencabutan suspend video Kimi Hime tinggal menunggu prosedur teknis dari tim IT Kominfo.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Ferdinandus Setu mengatakan, setelah pertemuan pertama dengan tim kuasa hukum, pihaknya kembali mengundang Kimi Hime untuk membahas terkait konten Kimi Hime selanjutnya

Menurut kesepakatan, Kime akan hadir pada Jumat (2/8/2019) ke kementerian dan bertemu Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

"Dia akan datang hari Jumat untuk berbicara dengan Pak Menteri terkait konten Kimi Hime," kata Ferdinan.

Baca juga: 4 Fakta Terbaru Masalah Video Kimi Hime dengan Kominfo



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X