Tuduhan Baru buat Yang Hyun Suk, Transaksi Ilegal Mata Uang Asing hingga Judi

Kompas.com - 08/08/2019, 18:42 WIB
Pendiri dan mantan bos YG Entertainment Yang Hyun Suk SoompiPendiri dan mantan bos YG Entertainment Yang Hyun Suk
Editor Kistyarini

KOMPAS.com - Ada kecurigaan baru terhadap pendiri YG Entertainment Yang Hyun Suk.
Menurut Ilyo Shinmun, dia diduga melakukan transaksi mata uang asing di bawah tangan.

Polisi mencurigai uang tersebut digunakan untuk dana perjudian di luar negeri.

Penyelidikan dugaan tersebut dimulai 7 Agustus setelah mendapat informasi tentang hal itu pada April lalu.

Divisi Penyelidikan Kriminal Khusus di Kepolisian Metropolitan Seoul telah mendapat data dari Unit Intelijen Keuangan (FIU). Kepolisian mendapati transaksi keuangan yang mencurigakan.

FIU merupakan organisasi di bawah Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan.

Komisi itu dibentuk untuk mencegah praktik pencucian uang dan aliran mata uang asing secara ilegal.

Sementara itu Dispatch melaporkan ada kecurigaan Yang Hyun Suk melakukan judi di luar negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yang Hyun Suk disebut menggunakan kamar VIP di sebuah hotel di Las Vegas, AS.

“Dia tidak perlu membawa uang untuk berjudi karena bisa meminjam uang dollar di sana dan mengembalikannya dalam bentuk won di Korea,” kata sumber yang dikutip Dispatch.

Serah terima uang itu dilakukan secara tunai, kata sumber tersebut.

Halaman:


Sumber Soompi
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.