Konser Westlife di Jakarta Dibanjiri Kritik, Promotor Minta Maaf

Kompas.com - 10/08/2019, 12:27 WIB
Boyband asal Irlandia Westlife menggelar konser The Twenty Tour Live in Indonesia yang digelar di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang, Selasa (6/8/2019). KOMPAS.com/ANREAS LUKAS ALTOBELLIBoyband asal Irlandia Westlife menggelar konser The Twenty Tour Live in Indonesia yang digelar di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang, Selasa (6/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Konser Westlife "The Twenty Tour 2019" yang berlangsung selama dua hari, yakni 6 dan 7 Agustus di ICE BSD Tangerang menyisakan kekecewaan sebagian penggemar terhadap pelayanan yang diberikan penyelenggara, promotor Full Color Entertainment.

Sebagian penggemar yang kecewa mengaku merasa tidak nyaman dengan penempatan tempat duduk penonton. 

Selain itu, ukuran panggung yang tidak besar juga dikeluhkan penonton, terutama pemegang tiket Platinum yang duduk di pinggir kanan kiri. 

Baca juga: Untung Saja Terobati Aksi Panggung Westlife yang Keren Lahir Batin...

Managing Director Full Color Entertainment David Ananda meminta maaf kepada penonton atas ketidaknyamanan selama konser.

Menurut David, promotor hanya mengikuti apa yang diminta boyband asal Irlandia tersebut.

"Kami Full Color selaku promotor Westlife Indonesia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama konser di Jakarta. Kami benar-benar tidak bermaksud demikian," kata David seperti dikutip dari Antara, Sabtu (10/8/2019).

Ia mengatakan, apa yang diberikan di konser Westlife sudah sesuai ketentuan manajemen.

"Semua ukuran panggung dan layout sudah disesuaikan dan didiskusikan sesuai riders ketentuan management production Westlife," ujarnya. 

Baca juga: Asyik Banget! Pevita Pearce Diajak Naik Panggung Konser Westlife

Meski demikian, pihaknya meyakini 95 persen penggemar Westlife yang hadir puas dengan konser tersebut, sedangkan 5 persen sisanya yang tidak puas. 

"Kami benar-benar berusaha untuk melakukan yang terbaik kepada semua penonton yang datang ke konser Westlife Jakarta selama dua hari. Tapi maaf, mungkin usaha terbaik kami saat ini belum bisa menyenangkan semua orang," ujar David.

Westlife menggelar tur di Indonesia bertajuk "Westlife-The Twenty Tour 2019".

Baca juga: Nicky Westlife: Luar Biasa, Fans Indonesia Tak Pernah Bosan dengan Kami

Di Jakarta, boyband asal Irlandia tersebut tampil selama dua hari, yakni pada 6 dan 7 Agustus 2019 di ICE BSD.

Kemudian, boyband yang beranggotakan Shane Filan, Mark Feehily, Nicky Byrne, dan Kian Egan itu juga akan menggelar konser di Yogyakarta, Semarang, dan Palembang.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X