Seteru Ria Ricis dan Garda Satwa akibat Video Makan Gurita Hidup-hidup

Kompas.com - 02/09/2019, 08:33 WIB
YouTuber Ria Ricis saat ditemui di gala premiere film Wedding Agreement di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG YouTuber Ria Ricis saat ditemui di gala premiere film Wedding Agreement di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komunitas pecinta hewan, Garda Satwa meradang. Mereka mengungkapkan kekesalannya atas tayangnya video yang memperlihatkan YouTuber Ria Ricis tengah memakan gurita hidup.

Menurut Garda Satwa, video yang diberi judul "PERTAMA KALI MAKAN GURITA Hidup! MUKBANG KOREA tersiksa!" yang tayang pada 22 Agustus 2019 di kanal YouTybe Ricis Official tersebut mengandung unsur kekerasan terhadap hewan.

Dalam video berdurasi 10 menit dan 36 detik itu Ria Ricis bersama timnya mengaku tengah berada di Korea Selatan.

Di hadapa mereka tampak beberapa ekor gurita dengan organ tubuh lengkap dan masih bergerak-gerak ditempatkan dalam sebuah baskom.

Saat hendak memakannya, kaki-kaki gurita tampak menggeliat bahkan sesekali menempel pada pipi Ria Ricis.

Awalnya Ria nampak geli, namun lama-kelamaan ia mulai berani memakan gurita tersebut bahkan menyebut rasanya sangat nikmat.

Berulang kali Ricis dan tim menyebut bahwa gurita tersebut masih hidup. Pada akhir video, tim Ricis memotong-motong gurita tersebut dan memasaknya.

"Ini sih gurita yang tadi kita makan hidup-hidup udah jadi makanan," sebut Ricis.

Baca juga: Garda Satwa Sebut Konten Makan Gurita Hidup Ria Ricis Timbulkan Kengerian

Disebut timbulkan kengerian

Garda Satwa menilai konten makan gurita hidup YouTuber Ria Ricis menimbulkan kengerian.

Sekretaris Garda Satwa Indonesia Anisa Ratna Kurnia menyebut video Ria Ricis tersebut dideteksi oleh Facebook sebagai konten yang mengandung kekerasan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X