Kata Manajer soal Isu Republik Cinta Management Ahmad Dhani Bangkrut

Kompas.com - 11/09/2019, 12:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajer Republik Cinta Management (RCM) Memet Indrawan membantah kabar yang menyebutkan RCM bangkrut.

"Enggak benar itu," kata Memet melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (11/9/2019).

Memet menyayangkan kabar RCM bangkrut. Menurut dia, pengelolaan RCM tetap berjalan dengan semestinya.

"Ini jadwal artis-artis RCM masih jalan terus, Mas," kata Memet.

Kabar RCM bangkrut tersebut berembus seiring satu per satu artis yang berada di bawah naungan manajemen itu mulai mengundurkan diri.

Baca juga: Mitha The Virgin Sedih Dengar Kabar Republik Cinta Management Bangkrut

Penyanyi yang juga gitaris The Virgin Mitha mengaku sedih saat mendengar kabar bangkrutnya RCM.

"Agak sedih sih dengarnya. Ada yang bilang katanya gara-gara Mas Dhani (Ahmad Dhani - bos RCM) bangkrut terus ditinggalin artisnya. Buat aku itu agak sedih, menyakitkan bahasanya," ujar Mitha saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019).

Mitha mengatakan, sebagai salah satu musisi yang berada di bawah naungan RCM, ia tak begitu saja meninggalkan manajemen yang membesarkan namanya.

Mitha juga telah mengundurkan diri dari RCM. Bersama Black Champagne, kini ia berada di manajemen Marindo.

Baca juga: Ahmad Dhani dan Kabar Tidak Santuni Korban Kecelakaan Dul Jaelani

Ia memastikan artis mengundurkan diri bukan disebabkan RCM bangkrut.

"Jadi kalau dibilang gara-gara bangkrut itu enggak benar," ujar Mitha.

Meski kini sudah tak lagi berada di bawah naungan RCM, Mitha mengaku tetap menjaga hubungan baik dengan Ahmad Dhani.

Adapun, Ahmad Dhani kini menjalani penahanan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur atas kasus ujaran kebencian.

Pentolan Band Dewa 19 itu diovonis 1 tahun penjara dalam perkara ujaran kebencian melalui vlog Idiot pada Juni 2019.

Dhani dinyatakan melanggar Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika.

Sidang Dhani saat itu digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. Atas putusan itu, Dhani langsung mengajukan banding.

Dalam perkara ujaran kebencian lainnya, Ahmad Dhani juga divonis 1 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 31 Januari 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.