Promo Gundala dan Spongebob Disanksi KPI, Joko Anwar: Lembaga Itu Tak Usah Dipercaya

Kompas.com - 16/09/2019, 19:13 WIB
Sutradara film Gundala, Joko Anwar saat promo film di Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (20/6/2019). Film Gundala akan tayang di bioskop mulai 29 Agustus 2019. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSutradara film Gundala, Joko Anwar saat promo film di Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (20/6/2019). Film Gundala akan tayang di bioskop mulai 29 Agustus 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Joko Anwar geram dengan tindakan Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) yang memberikan teguran kepada 14 program di beberapa lembaga penyiaran, televisi, dan radio.

Dua di antaranya adalah tayangan promo film Gundala di TV One dan prgram animasi anak Big Movie Family: The Spongebob SquarePants Movie yang tayang di GTV.

Joko menyoroti kinerja KPI yang dinilainya kurang kompeten. Ia pun menyerukan kepada masyarakat untuk tidak percaya terhadap KPI.

"Menurut saya, lembaga tersebut tidak usah dipercaya ketika mereka menilai apa pun di dunia," kata Joko di XXI Plaza Indonesia, Senin (16/9/2019).

Baca juga: Gara-gara Umpatan Kasar, Tayangan Promo Film Gundala Disanksi KPI

Joko pun menyoroti pemerintah. Ia menilai seharusnya pemerintah mulai berpikir bahwa yang namanya penyensoran, pelarangan, atau pengenaan sanksi terhadap tontonan-tontonan tidak membuat masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang terberdayakan.

"Masyarakat yang berdaya adalah masyarakat yang bisa memilih tontonan yang baik dan cocok untuk mereka dan keluarga mereka, termasuk anak-anak mereka," kata Joko.

"Jadi yang namanya KPI menurut saya keberadaannya sudah tidak harus ada di Indonesia. Bubarkan KPI," kata Joko dengan suara lantang.

Baca juga: Promo Film Gundala Kena Sanksi KPI, Joko Anwar: #BubarkanKPI

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X