Apa Jawaban Joko Anwar jika Diminta Garap KKN di Desa Penari?

Kompas.com - 23/09/2019, 13:48 WIB
Sutradara Joko Anwar berpose seusai sesi wawancara promo film Perempuan Tanah Jahanam, di Kompas.com, Jumat (20/9/2019). KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESSutradara Joko Anwar berpose seusai sesi wawancara promo film Perempuan Tanah Jahanam, di Kompas.com, Jumat (20/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat kisah horor KKN di Desa Penari viral di media sosial, nama sutradara Joko Anwar disebut-sebut warganet sebagai orang yang pantas mengarahkan film tersebut jika ada rumah produksi yang menggarapnya.

Saat ditemui usai peluncuran film Sri Asih di Atrium Senayan City, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2019), Joko punya jawaban atas keinginan warganet tersebut.

"Kebetulan saya sudah full sampai tahun 2022. Enggak enggak, tapi enggak lah," kata Joko kepada awak media.

Baca juga: Warganet Ingin Joko Anwar Sutradarai Film KKN di Desa Penari, Ini Kata Produser

Menurut Joko, saat ini ia masih fokus dengan perilisan film horor Perempuan Tanah Jahanam yang disutradarainya.

Selain itu, Joko juga harus mengawal produksi film-film jagoan dari Jagat Sinema Bumilangit (JSB) sebagai produser kreatif.

Setelah penolakan Joko, akun Twitter Flick Magazine menyebutkan bahwa kisah horor KKN di Desa penari akan dibuatkan film.

Baca juga: Kisah Horor KKN di Desa Penari Dibuatkan Film, Produser: Ini Jualan Buat Saya

Akun tersebut menyebut dua rumah produksi, yakni MD Pictures dan pichouse FILMS akan menggarap cerita yang viral di Twitter tersebut dalam sebuah thread.

Produser MD Pictures, Manoj Punjabi, membenarkan bahwa pihaknya akan menggarap kisah horor yang viral tersebut.

Uniknya, sejumlah warganet masih meminta rumah produksi yang menggarap untuk mendapuk Joko Anwar sebagai sutradara film tersebut.

"Berharap Joko Anwar yg jd sutradaranya, klo bikin horor ga nanggung2," tulis akun @XSplinterCell.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X