Kisah Horor KKN di Desa Penari Dibuatkan Film, Produser: Ini Jualan Buat Saya

Kompas.com - 23/09/2019, 12:43 WIB
Screen shoot KKN di Desa Penari Screen shoot KKN di Desa PenariScreen shoot KKN di Desa Penari

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah produksi MD Pictures bersama pichouse FILMS akan menggarap kisah horor KKN di Desa Penari yang viral di media sosial, khususnya di Twitter.

Lantas, apa pertimbangan dari MD Pictures untuk membuat film tersebut?

"Menarik nih ceritanya dan konsepnya kalau ini benar-benar kejadian cerita nyatanya, wah jadi jualan juga buat saya," ujar Manoj saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/9/2019).

Manoj sudah membaca thread KKN di Desa Penari yang viral di Twitter. Menurut dia, hal tersebut merupakan sebuah potensi dan akan sangat sayang bila tidak diambil.

Baca juga: Kisah Horor KKN di Desa Penari Akan Dibikin Film Layar Lebar

"Maksudnya bisa terjadi dan punya potensi. Akhirnya kami mengambil keputusan akan membuat film tersebut," sambung Manoj.

Saat ini, Manoj masih membahas dan menjalin ikatan kontrak dengan pihak-pihak terkait yang belum bisa disebutkan namanya.

Untuk yang akan mengarahkan film ini dan menulis ceritanya, Manoj belum bisa berbicara terlalu banyak.

"Semua masih dibahas di internal. Masih diskusi. Baru tanda tangan. Saya enggak mau ngomong banyak dulu mungkin pekan depan saya akan rilis prease release-nya," kata Manoj.

Sebelum, MD Pictures berniat akan membuat film dari kisah horor KKN di Desa Penari, Penerbit Bukune sudah memastikan telah membuat kisah tersebut ke dalam sebuah novel.

Baca juga: Warganet Ingin Joko Anwar Sutradarai Film KKN di Desa Penari, Ini Kata Produser

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X