Della Dartyan Dijuluki Wanita Horor gara-gara Love For Sale

Kompas.com - 23/09/2019, 16:44 WIB
Della Dartyan dalam media visit Love For Sale 2 di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIADella Dartyan dalam media visit Love For Sale 2 di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Della Dertyan kerap dijuluki wanita horor gara-gara perannya sebagai Arini di film Love For Sale.

Di film garapan sutradara Andibachtiar Yusuf itu, Della berperan sebagai Arini, seorang wanita penyedia jasa kencan.

Menanggapi hal tersebut, aktris Della Dartyan justru merasa senang.

"Malah senang dong, enggak masalah dibilang horor, sudah risiko perankan wanita panggilan," ucap Della Dartyan saat berkunjung ke Kompas.com di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).

Sosok wanita horor yang mampu memikat hati pria lalu pergi seketika, bagi Della menjadi bukti bila perannya diamati banyak orang.

"Dengan adanya candaan dibilang horor sama orang-orang, jadi bukti kalau karakter Arini itu diamati banyak orang," ucap Della.

Dengan begitu, kata Della, akan banyak orang yang semakin penasaran dengan perannya dalam Love For Sale 2.

"Orang jadi banyak yang aware tandanya, mereka bakal lihat Arini gimana di sekuelnya, sama atau beda lagi (pembawaannya)," ucapnya.

Film Love For Sale 2 akan ditayangkan pada 31 Oktober 2019 mendatang.

Banyak penikmat film yang menanti kehadiran sekuel Love For Sale tersebut.

Baca juga: Di Love For Sale 2, Kisah Arini Akan Lebih Pelik Tanpa Richard

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X