Jawab Kegelisahan Para Musisi, Ruang Kreatif M Bloc Resmi Beroperasi

Kompas.com - 26/09/2019, 20:28 WIB
Ruang kreatif bernama M Bloc yang terletak di kawsan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, resmi dibuka pada Kamis (26/9/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanRuang kreatif bernama M Bloc yang terletak di kawsan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, resmi dibuka pada Kamis (26/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pelaku industri kreatif di Indonesia patut bergembira. Ruang kreatif bernama M Bloc yang terletak di kawsan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, resmi dibuka pada Kamis (26/9/2019).

"Cita-cita kami mengembalikan kejayaan Blok M sebagai pop culture di Jakarta bisa dimulai hari ini," ujar Direktur Program M Bloc Wendi Putranto dalam jumpa pers, di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis sore.

M Bloc berdiri di bekas gedung milik Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Peruri) yang terbengkalai lebih dari 20 tahun.

Baca juga: Sepi Pengunjung, Banyak Toko Tutup di Blok M Square

Ada lokasi yang dijadikan tempat ruang kreatif.

Di bagian depan yang merupakan bekas komplek perumahan karyawan disulap menjadi tempat jualan para pelaku industri kreatif lokal.

Misalnya adalah bisnis di bidang kuliner, musik, film, animasi, seni rupa, kriya, dan lini bisnis lainnya.

Baca juga: Jalur Sepeda di Kawasan Blok M Jadi Lahan Parkir

Sementara itu, dua gudang di bagian belakang bekas tempat produksi dijadikan area pertunjukan musik.

Masing-masing punya kapasitas mulai dari 350 hingga 400 orang.

Nantinya, setiap hari akan ada pertunjukan musik yang menjadi wadah bagi para musisi pendatang di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca juga: Sempat Viral, Jalan Berlubang di Bawah Stasiun MRT Blok M Diperbaiki

Wendi mengatakan, kehadiran M Bloc bisa dikatakan sebagai jawaban atas kegelisahan para musisi profesional hingga pendatang baru.

"Ini jawaban atas keluh kisah kita yang tidak punya gedung konser, tempat pertunjukan yang layak. Jangankan yang sudah ngetop, pendatang baru susah," ujar Wendi.

Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya mengatakan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Peruri tidak hanya dituntut memberikan keuntungan usaha yang maksimal untuk para stakeholders, namun, juga kepekaan sosial.

Baca juga: Wajib Tonton, 5 Kesenian Tradisional Jepang di Ennichisai Blok M

"M Bloc hadir tidak hanya sebagai upaya optimalisasi asetu perusahaan yang idle, namun juga menjadi solusi bagi kelangkaan ruang kreatif bagi anak muda," kata Dwina.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X