Synchronize Fest Akan Jadi Gerakan Ramah Lingkungan

Kompas.com - 28/09/2019, 19:24 WIB
Poster Synchronize Festival 2019. Dokumentasi Synchronize FestivalPoster Synchronize Festival 2019.
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Festival musik multigenre Synchronize Fest 2019 akan mengusung konsep green movement.

Oleh karena itu, pada pergelaran tahun ini, Synchronize Fest mengusung tema Memanusiakan Alam Mengalamikan Manusia.

Menurut Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh selaku penyelenggara mengatakan, keputusan ini merupakan langkah awal untuk membuat sesuatu yang berdampak positif pada lingkungan.

"Jadi ini langkah awal kami untuk gencarkan festival musik yang juga ramah lingkungan," ucap Hendra di Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/8/2019).

Hendra mengatakan, besarnya antusiasme para anak muda yang hadir di Synchronize Fest bisa dimanfaatkan untuk mengampanyekan hal tersebut.

Baca juga: Serba-serbi Synchronize Fest 2019, Tanpa Genset hingga Bawa Tumbler

 

"Jadi anak muda kita, khususnya penonton yang hadir ke Synchronize juga punya hasrat besar untuk berkontribusi terhadap lingkungan," ucap Hendra.

Ke depan, Hendra berjanji akan lebih fokus membuat Synchronize Fest jadi salah satu festival musik yang ramah lingkungan.

"Kami mulai tahun ini, ke depan kami bakal konsisten dengan gerakan ramah lingkungan tersebut," imbuh Hendra.

Baca juga: Didi Kempot hingga Andika Babang Tamvan Siap Menggoyang Synchronize Fest 2019

 

Salah satu langkah yang akan dilakukan untuk menerapkan konsep tersebut adalah dengan menggunakan sumber listrik bukan dari genset.

Selain itu, pihaknya merekomendasikan penggunaan tumbler, memberdayakan barang-barang daur ulang sehingga bisa dipakai kembali.

Synchronize Fest 2019 akan digelar pada 4-6 Oktober di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Baca juga: 4 Fakta Menarik Seputar Synchronize Fest 2019

 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X