Saksi Ahli: Jefri Nichol Awalnya Tak Punya Keinginan Pakai Narkoba...

Kompas.com - 30/09/2019, 18:20 WIB
Jefri Nichol menjalani sidang kasus penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanJefri Nichol menjalani sidang kasus penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dokter Nadia, saksi ahli dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, mengatakan bahwa terdakwa Jefri Nichol awalnya tidak punya tujuan dan keinginan gunakan narkoba.

"Tujuan tidak ada. Keinginan juga tidak ada," kata Nadia dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (30/9/2019).

Nadia merupakan saksi ahli dari BNNP yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kepada Hakim Ketua Krisnugroho, Nadia menjelaskan Jefri mendapatkan barang tersebut dari seorang berinisial T yang masih buron saat ini. Jefri bukan membeli narkoba.

"Tapi, memang sudah disediakan sama temannya. Teman kerja berharap kerja (Jefri) lebih baik. Dari dikasih sampai coba-coba (gunakan narkoba) jaraknya tidak lama," kata dia.

Baca juga: Bukan Jefri Nichol, Ini Pemeran Habibie Muda dalam Film

Menurut dia, Jefri berbeda dari kebanyakan pengguna narkoba lainnya. Nadia berujar, pengguna narkoba biasa mencari pengedar dan bila sudah mendapatkan pemasoknya, mereka akan membeli.

"(Jefri) ini tidak. Ini memang dia dikasih," kata Nadia.

BNNP, kata Nadia, sudah merekomendasikan Jefri untuk dirawat inap di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

Sebab Jefri baru dua kali mengonsumsi narkoba. Saat ini di RSKo Cibubur, Jefri sudah dua bulan dirawat inap.

Jika ada vonis rehabilitasi, Nadia merujuk bahwa kemungkinan Jefri bisa dirawat jalan.

Baca juga: Apa Peran Jefri Nichol dalam Film Habibie & Ainun 3?

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X