Demi Dunia Organik, Syuting Perempuan Tanah Jahanam di Desa Terpencil

Kompas.com - 02/10/2019, 13:08 WIB
Sutradara Joko Anwar berpose seusai sesi wawancara promo film Perempuan Tanah Jahanam, di Kompas.com, Jumat (20/9/2019). KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESSutradara Joko Anwar berpose seusai sesi wawancara promo film Perempuan Tanah Jahanam, di Kompas.com, Jumat (20/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Joko Anwar mengaku ingin menciptakan dunia yang organik dalam sinematografil film horor Perempuan Tanah Jahanam.

Langkah tersebut dilakukan dengan mengambil lokasi syuting di tempat-tempat yang belum pernah dijadikan lokasi syuting.

"Betul karena kami menciptakan sebuah dunia organik, tidak mungkin dicapai dengan kita syuting di Taman Safari. Nonton enggak akan mendapatkan atmosfir yang organik," kata Joko saat berkunjung ke redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Baca juga: Cerita Joko Anwar Rayu Christine Hakim untuk Perempuan Tanah Jahanam

Joko berujar, lokasi syuting berlangsung di beberapa tempat di Banyuwangi, Lumajang, dan Gunung Ijen.

"Kami syutingnya betul-betul di desa yang sangat terpencil. Enggak pernah ada orang ke sana, kami buka aksesnya, kami buka jalan, kami menebang rumput semua yang karena jalannya bukan jalan benaran," kata Joko.

Menurut Joko, membuka jalan adalah salah satu tantangan tim produksinya. Selain harus menebas semak belukar, kondisi hujan yang membuat tanah jadi berlumpur membuat tim harus ekstra kerja keras.

"Kendaraan enggak bisa lewat jadi ditarik sama mobil gede, ditarik satu satu," kata Joko.

Baca juga: Tara Basro: Film Perempuan Tanah Jahanam Lebih Seram dari Pengabdi Setan

Lantas, bagaimana Joko dan tim kepikiran mencari lokasi-lokasi tersebut?

"Tadinya kami pikir gampang, 'okay fine'. Kami enggak pikirkan kalau akan ada hujan dan berlumpur," kata Joko lalu tertawa.

Yang jelas, kata Joko, tim produksinya mencari tempat-tempat tersebut setelah mendapatkan referensi dari sebuah tim pencinta alam.

"Seorang anggota Mapala pernah melewati melewati sebuah desa yang enggak ada jalan ke situ, tapi itu bentuk rumahnya bagus dan desanya tuh sangat bagus," kata Joko.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X