REVIEW: Joker yang Mengaduk-aduk Emosi

Kompas.com - 04/10/2019, 11:57 WIB
Aktor Joaquin Phoenix dalam film Joker yang disutradarai Todd Phillips. Film ini dijadwalkan tayang pada 4 Oktober 2019. Warner BrosAktor Joaquin Phoenix dalam film Joker yang disutradarai Todd Phillips. Film ini dijadwalkan tayang pada 4 Oktober 2019.

Arthur Fleck pun mengubah namanya dan ingin dipanggil dengan nama Joker.

Berdurasi 2 jam 2 menit, film Joker menampilkan rasa drama yang mengaduk-aduk emosional ketimbang adegan aksi tembak-tembakan dan pertarungan bak film-film superhero.

Phoenix bermain sempurna sebagai joker. Phoenix menjadi sosok sentral yang membawa alur emosional naik dan turun seperti roller coaster.

Tak salah jika Phoenix dianggap unggul dibandingkan pemeran-pemeran Joker sebelumnya, seperti Jack Nicholson, Heath Ledger, dan Jared Leto.

Baca juga: Suara Tawa Joker Disebut Menghantui, Joaquin Phoenix Beberkan Rahasianya

Saat Joker tertawa, penonton bakal merasakan kengerian. Sedangkan saat Joker bersedih dan marah, nuansa mencekam bakal menyelimuti penonton.

Pada dasarnya, tidak ada orang yang lahir menjadi penjahat meskipun kejahatan tidak dibenarkan.

Joker lahir karena lingkungan dan sistem pemerintahan Kota Gotham yang tanpa disadari melahirkan orang-orang yang jahat.

Baca juga: Sinopsis Film Joker yang Tayang Hari Ini

Di lain sisi, sutradara Todd menggambarkan bahwa Joker tidak sepenuhnya jahat. Bagi masyarakat kelas bawah, Joker malah disebut sebagai pahlawan.

Peringatan!

Film Joker ini bukanlah untuk penonton anak-anak, meski merupakan karakter antihero dalam komik superhero DC.

Baca juga: Tertawa Saat Sedih, Kondisi Karakter Joker Namanya PBA dan Bukan Fiksi

Dilansir dari situs web Lembaga Sensor Film (LSF), lsf.go.id, layar lebar Joker versi terbaru tersebut diklasifikasikan untuk penonton umur 17 tahun ke atas.

Di Amerika pun begitu. Motion Picture Association of America (MPAA) memberi status rating R atau Restricted (terbatas) atau rated R kepada film Joker. Artinya, hanya boleh ditonton oleh penonton yang berusia 17 tahun ke atas.

Apa yang menjadikan sebuah film mendapatkan klasifikasi penonton dewasa atau R-rated?

"Kekerasan berdarah-darah, perilaku yang mengganggu, bahasa, dan gambaran seksual singkat".

Baca juga: Ingat! Film Joker Hanya untuk Penonton 17 Tahun ke Atas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X