Mantan Gitaris Slank Bentuk RsG, Luncurkan Singel Vitamin

Kompas.com - 04/10/2019, 20:53 WIB
Reynold Affandi dan Jollink Kribo Dokumentasi RsGReynold Affandi dan Jollink Kribo

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan gitaris Slank, Reynold Affandi, kembali meramaikan industri musik Tanah Air.

Reynold dengan membentuk duo RsG bersama vokalis Jollink Kribo.

RsG diambil dari singkatan Reynold & Senar Gitar.

Baca juga: Slank Bakal Reuni dengan Para Eks Personel, Siapa Saja?

Reynold adalah gitaris Slank 'Formasi 14’ yang ambil bagian dalam album Slank bertajuk Lagi Sedih (1997)

Sebagai debutnya, mereka merilis singel perdana berjudul "Vitamin".

Lagu itu didasari oleh artefak perjalan hidup yang dialami Reynold.

Baca juga: Slank dan Ungu Mewakili Indonesia di Massive Worldwide Festival 2019

"Ya, begitulah proses. Semua yang ada di alam ini melewati yang namanya proses seperti apa dan apa yang kita inginkan dan dari sebuah proses tersebut kembali balik ke manusianya masing-masing," kata Reynold melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (4/10/2019).

Bersama Jollink, Reynold merasa yakin dan menemukan missing puzzle yang selama ini dicari. Jolling mempunyai karakter yang khas dan unik.

"Tapi tenangnya sekarang, vitaminnya tepat. Jadi, melewati proses pun insya Allah sekarang bisa lebih santai kayak di pantai," ujar Reynold.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Studio Lokananta, Tempat Rekaman Gesang hingga Slank

Singel "Vitamin" ini diproduseri Pay 'BIP' yang juga pernah bergabung dalam ‘Formasi 13’ Slank dan terlibat di lima album pertama band asal Potlot itu.

Album tersebut adalah Suit... Suit... He... He.. (Gadis Sexy) (1990), Kampungan (1991), Piss! (1993), Generasi Biru (1994), dan Minoritas (1996).

Peluncuran singel "Vitamin" akan ditindaklanjuti dengan tur Jawa-Bali.

RsG akan singgah di kota-kota seperti Bandung, Sukabumi, Sumedang, dan Surabaya dalam waktu dekat.

Baca juga: Untuk Kali Pertama, Ivanka Mainkan Kontrabas demi Album Terbaru Slank

Sebelumnya, RsG dikenal dengan nama SenarGitar, proyek duo berkonsep gitar yang saat itu dilengkapi gitaris bernama Ade.

Band ini melahirkan satu album bertajuk Journey Of Life yang memuat lagu daur ulang milik Slank, "Lorong Hitam" yang bersemayam dalam album Lagi Sedih.

Lagu-lagu lainnya adalah "Menunggang Doa", "Lelaki Sejati", "Sayang 'Cinta' Ada yang Punya", "Andai Kau Tau", "L.D.R", "Pasangan Abadi", dan "Aku Cari Lagi".

Baca juga: Absen ke Lokananta, Abdee Negara Garap Album Terbaru Slank dari Rumah

Mundur sedikit ke belakang.

Pada 2006, Reynold membentuk band reggae Cozy Republic yang menjadi salah satu band pengisi kompilasi Music Factory bentukan Kentucky Fried Chicken dengan singel "Bisa Setia".

Album pertamanya, Republik Uye (2008) diproduseri bassis Slank, Ivanka.

Setelah melewati berbagai transformasi sampai akhirnya lahir sebuah paradigma baru, Reynold siap mengarungi kembali samudera musik Tanah Air bersama RsG.

Baca juga: Slank Ajak Presiden Jokowi Hadiri Peluncuran Album Baru di Lokananta

Singel ‘Vitamin’ kini sudah tersedia di iTunes, Joox, Spotify, dan digital platform lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X