Kekhawatiran Dodit Mulyanto Cium Shandy Aulia hingga Ngomong Bahasa Inggris

Kompas.com - 08/10/2019, 09:08 WIB
Tangkapan layar official trailer film Cinta Itu Buta. Kompas.com/SHERLY PUSPITATangkapan layar official trailer film Cinta Itu Buta.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komika Dodit Mulyanto dan artis peran Shandy Aulia siap menyegarkan penikmat film Indonesia dengan film Cinta Itu Buta bergenre drama komedi.

Film ini merupakan adaptasi dari film asal Filipina berjudul Kita-Kita.

Banyak hal menarik dalam film ini, berikut rangkumannya.

Baca juga: Cinta Itu Buta, Perjuangan Dodit Mulyanto Taklukkan Hati Shandy Aulia

1. Humor dan romantis

Rachmania Arunita selaku sutradara berpendapat bila film ini akan memberikan penonton candaan yang menggelitik sekaligus kisah cinta yang haru.

Film ini mengambil latar belakang kota Busan, Korea Selatan yang bertujuan menambah kesan romantis dalam film.

"Karena dari film Kita-Kita syuting di Jepang. Kita pengin buat adaptasi tapi buat identitas sendiri tanpa lari terlalu jauh dari Kita-Kita. Kalau (pilih) Korea karena di Indonesia lagi ngetren dengan serial Korea, musik Korea," kata Rachmania di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

Lanjut Rachmania Arunita, tempat-tempat yang dipilih sebagai lokasi syuting juga tak biasa, karena memilih daerah pedesaan dan pegunungan yang jarang dipilih untuk syuting film.

Baca juga: Bikin Shandy Aulia Kepincut, Dodit Mulyanto: Saking Irinya Banyak yang Komentar

Dodit Mulyanto dan Shandy Aulia saat Rilis poster dan teaser film Cinta Itu Buta di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Dodit Mulyanto dan Shandy Aulia saat Rilis poster dan teaser film Cinta Itu Buta di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019).

2. Dodit Mulyanto belajar Bahasa Inggris

Komika Dodit Mulyanto cukup kewalahan berdialog dengan bahasa Inggris yang baru ia pelajari saat proses syuting.

"Saya lahir langsung bahasa Jawa, enggak ada bahasa Inggris sama sekali. Saya dengar kosakata baru itu "literally", "which is", itu baru buat saya," kata Dodit di lokasi yang sama.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X