Saat Awkarin dan Dian Sastro Kompak Suarakan Kesetaraan Perempuan

Kompas.com - 16/10/2019, 11:38 WIB
Karin Novilda alias Awkarin Instagram/@awkarinKarin Novilda alias Awkarin

JAKARTA, KOMPAS.com - Influencer Karin Novilda atau Awkarin belakangan ini tengah aktif melakukan beragam aksi sosial.

Mulai dari datang ke lokasi-lokasi bencana, membagi-bagikan makanan untuk mahasiawa peserta demo, aksi bersih-bersih sampah, hingga membelikan motor untuk pengemudi ojek online yang baru saja kehilangan motor.

Aksi-aksi tersebut kerap dibagikan Awkarin melalui akun Twitter maupun Instagram pribadinya.

Baca juga: Pesan Dian Sastro untuk Awkarin: Dont Stop! Kamu Membanggakan

Awkarin menggunakan akun media sosialnya untuk mengumpulkan donasi hingga ratusan juta rupiah untuk pihak-pihak yang membutuhkan.

Tak dinyana, perbuatan-perbuatan baik Awkarin ini ternyata menjadi sorotan warganet, pesohor negeri, hingga para politisi.

 

Budiman Sudjatmiko merupakan salah satu politisi yang menanggapi kegiatan sosial Awkarin.

Baca juga: Kebaikannya Disebut Berbasis Sensasi, Awkarin Ajak Budiman Sudjatmiko Bertemu

Namun, tanggapan Budiman ternyata menuai kontroversi. Sebab, politisi PDI Perjuangan ini menyebut kebaikan Awkarin berbasis sensasi, sedangkan Tri Mumpuni berbasis esensi.

Adapun Tri Mumpuni merupakan seorang wanita yang berjuang menghidupkan listrik di desa-desa terpencil.

"2 contoh kebaikan oleh 2 perempuan: 1. Awkarin & 2. Tri Mumpuni.. Yg pertama basisnya sensasi, yg ke 2 esensi. Kebaikan harus sensasional tp yg lebih penting juga esensial. Tak cukup salah 1. Budaya kita lebih suka yg pertama, meski tubuh kita butuh yg ke 2..," tulis Budiman melalui akun Twitter-nya @budimandjatmiko.

Baca juga: Awkarin Temui Pengemudi Ojol Korban Order Fiktif dan Kehilangan Motornya

Banyak warganet yang kemudian menanggapi kicauan Budiman.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X