Sikap Promotor Janggal, Ari Lasso Sudah Feeling Konsernya Akan Batal

Kompas.com - 18/10/2019, 20:44 WIB
Ari Lasso  beraksi di Prambanan Jazz hari terakhir, yang digelar di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Minggu (7/7/2019). KOMPAS.com/IRA GITAAri Lasso beraksi di Prambanan Jazz hari terakhir, yang digelar di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Minggu (7/7/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi Ari Lasso mengaku telah memiliki feeling tak enak beberapa minggu sebelum konsernya akhirnya dibatalkan.

Konser itu sedianya digelar di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada Rabu (16/10/2019).

Konser ini merupakan perayaan 27 tahun penyanyi berusia 46 tahun itu berkarier di belantika musik Tanah Air.

Rencananya, konser Ari Lasso juga digelar di tiga kota besar di Indonesia, yakni Medan, Jakarta, dan Solo. 

Dalam konser tersebut, Optimus One bertindak sebagai promotor. 

Awalnya Ari mengaku tak memiliki kecurigaan terhadap pihak promotor. Namun beberapa minggu terakhir Ari melihat promotor menunjukkan sikap yang janggal.

Ia mengatakan, pihak promotor jarang hadir saat ia dan para bintang tamu menjalani latihan.

"Biasanya yang paling semangat datang di konser-konser itu adalah pihak promotor dan tim produksinya, ini tim promotornya tidak pernah muncul," kata Ari Lasso.

Baca juga: [POPULER ENTERTAINMENT] Ashanty Menangis dan Ungkap Rasa Takut | Anang Kritik Promotor Konser Ari Lasso

Namun, saat itu, Ari Lasso mencoba berpikir positif.

Ia menduga ketidakhadiran promotor akibat banyaknya hal yang harus diselesaikan jelang konser dilakukan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X