Sulli Meninggal, Acara Night of Hate Comments Berhenti Tayang

Kompas.com - 22/10/2019, 07:09 WIB
Para pembawa acara Night of Hate Comments dihentikan tayang setelah Sulli meninggal dunia. SoompiPara pembawa acara Night of Hate Comments dihentikan tayang setelah Sulli meninggal dunia.
Editor Kistyarini

KOMPAS.com - Program televisi yang dibintangi Sulli sebelum meninggal dunia tidak dilanjutkan. Pihak televisi, JTBC, memutuskan hal itu untuk menghormati Sulli.

Dalam pernyatan resmi pada Senin (21/10/2019), JTBC mengumumkan program “ Night of Hate Comments” episode ke-16, yang ditayangkan pada 11 Oktober merupakan yang terakhir.

“Setelah mendengar kabar duka tentang salah satu pembawa acara utama ‘Night of Hate Comments’ dan mempertimbangkan arah produksi, kami memutuskan tidak melanjutkan program tersebut,” demikian pengumuman JTBC.

Stasiun televisi tersebut mengatakan program itu tidak bisa dilanjutkan tanpa kehadiran Sulli, yang meninggal pada 14 Oktober lalu.

“Kami menganggap waktu bersama Sulli yang percaya diri dan cantik adalah sebuah kehormatan. Kami berdoa dia kini beristirahat dalam damai,” lanjut JTBC.

Baca juga: Sulli Meninggal, Parlemen Korea Ajukan RUU Sulli Law untuk Lawan Komentar Jahat

JTBC mengucapkan terima kasih kepada para penonton setia “Night of Hate Comments” dan bersimpati kepada tujuan acara tersebut, yakni memberi peringatan terhadap komentar-komentar jahat warganet.

Sebelumnya diberitakan, Sulli ditemukan meninggal di rumahnya pada Senin, 14 Oktober 2019 sore waktu Korea Selatan.

Baca juga: Sulli, Kamu Jadi Bintang di Hati Orang-orang yang Mencintaimu

Seharusnya hari itu ia mengikuti syuting “Night of Hate Comments”, tetapi ia tidak muncul ke studio.

Sulli dikenal sebagai idola yang berani menyuarakan pendapat meskipun bertentangan dengan pendapat umum.

Karena kelugasannya itu, Sulli kerap menjadi korban buli warganet. Itulah yang diduga menyebabkan dia mengalami depresi.

Baca juga: Rossa: Selamat Jalan, Sulli. Semoga Tidak Ada Korban Lain



Sumber Soompi
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X