Main Film Ratu Ilmu Hitam, Ari Irham Bayangkan Ruang Gelap dan Sempit

Kompas.com - 28/10/2019, 12:10 WIB
Artis peran Ari Irham dalam jumpa pers film Generasi 90an: Melankolia di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran Ari Irham dalam jumpa pers film Generasi 90an: Melankolia di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktor Ari Irham turut bermain dalam film horor Ratu Ilmu Hitam garapan sutradara Kimo Stamboel.

Film ini menjadi horor pertama yang dimainkan Ari Irham.

Pemuda berusia 21 tahun ini mengaku imajinasi adalah hal menantang yang ia dapatkan dalam film horor.

Menurut Ari Irham, imajinasi diperlukan untuk memaksimalkan aktingnya.

"Karena menurut aku ini menarik sih, karena main horor tuh susah dan imajinasinya harus sangat kuat, gimana mengeksplorasi ketakutan gitu," ucap Ari Irham dalam sesi meet & greet film Ratu Ilmu Hitam di Grand Galaxy Park, Bekasi, Minggu (27/10/2019).

"Ini juga pertama kali aku nemu props aneh, kayak kelabang, banyak props horor lah," tambah aktor yang terkenal lewat film Terlalu Tampan ini.

Baca juga: Ketakutan, Zara JKT48 Ragu Nonton Film Ratu Ilmu Hitam

Selain itu, kata Ari Irham, ia selalu membayangkan ruang gelap dan sempit saat proses workshop sebelum syuting.

Hal itu Ari lakukan agar rasa rakutnya maksimal saat memerankan adegan yang menyeramkan.

"Kalau aku tuh coba mengimajinasikan, mengeksplorasi rasa takut gue pada ruang sempit yang gelap," ucapnya.

"Setelah mengimajinasikan kita harus teriak sekeras mungkin. Sesi itu sangat membantu sih buat gue. Jadi bisa lebih keluar pas take benerannya," sambungnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X