Krisis Perlindungan untuk Aktor Laga di indonesia

Kompas.com - 30/10/2019, 14:56 WIB
Yayan Ruhian (kiri), Iko Uwais (tengah), dan Joe Taslim (kanan). Instagram/Joe TaslimYayan Ruhian (kiri), Iko Uwais (tengah), dan Joe Taslim (kanan).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi pemain film laga harus mengambil risiko fisik seperti dibanting, dipukuli, hingga terkena benda tajam saat berakting.

Tidak jarang mereka mengalami cedera saat syuting.

Rumah produksi biasanya menggunakan stuntman atau peran pengganti untuk adegan-adegan berbahaya.

Namun, banyak bintang laga yang memilih tidak menggunakan stuntman.

Baca juga: Perankan Sub-Zero di Mortal Kombat, Joe Taslim Merasa Terbebani

Mereka lebih suka melakukan sendiri adegan-adegan berbahaya itu.

Di Hollywood, aktor Tom Cruise dan Jackie Chan termasuk yang memilih jungkir balik dan menghadapi risiko cedera bahkan maut dalam film-filmnya.

Karena itu, tim medis sangat diperlukan untuk sebuah produksi film laga. Namun, yang paling penting adalah asuransi.

Baca juga: Joe Taslim Sebut Sub-Zero untuk Film Mortal Kombat Dibuat Untuknya

Joe Taslim mengatakan, asuransi adalah kebutuhan wajib bagi seorang pemain film laga.

Tanpa asuransi, kata dia, pemain tidak akan merasa tenang lantaran adegan-adegan laga penuh dengan risiko cedera.

"Asuransi itu dibutuhkan ketika bekerja di produksi-produksi yang bertanggung jawab. Kalau main film kaki patah, terus rumah produksi enggak mau bertanggung jawab? Siapa yang bayar? Asuransi," kata Joe.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X