Terlibat di Jeritan Malam, Herjunot Ali Tangkap Pesan Moral Ini

Kompas.com - 04/11/2019, 18:35 WIB
Aktor dan aktris pemeran film Jeritan Malam, Cinta Laura (tengah), Herjunot Ali (kiri) dan Winky Wiryawan (kanan) berpose usai wawancara khusus dengan Kantor Berita Antara di ruang redaksi Antara di Jakarta, Senin (28/10/2019). Wawancara khusus tersebut dalam rangka promosi film Jeritan Malam yang akan tayang pada 12 Desember 2019 di seluruh bioskop di Indonesia. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj. Aprillio AkbarAktor dan aktris pemeran film Jeritan Malam, Cinta Laura (tengah), Herjunot Ali (kiri) dan Winky Wiryawan (kanan) berpose usai wawancara khusus dengan Kantor Berita Antara di ruang redaksi Antara di Jakarta, Senin (28/10/2019). Wawancara khusus tersebut dalam rangka promosi film Jeritan Malam yang akan tayang pada 12 Desember 2019 di seluruh bioskop di Indonesia. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Film Jeritan Malam meninggalkan makna tersendiri bagi aktor Herjunot Ali yang memerankan sosok Reza.

Reza merupakan seorang pegawai sebuah perusahaan di Jawa Timur dan berusaha menggali masa lalu dari mess pegawai menyeramkan perusahaan yang menjadi tempat tinggalnya.

Ketidakpercayaan Reza terhadap hal-hal ghoib membuatnya mengajak ketiga sahabatnya yang juga sesama pegawai, yakni Indra (Winky Wiryawan), Minto (Indra Brasco), dan Dikin (Fuad Idris) untuk mencari kebenarannya.

Baca juga: Sesak Napas Saat Syuting Jeritan Malam, Herjunot Ali Disangka Bercanda

Reza mencoba membuktikan kepada sahabatnya bahwa kejadian mistis tersebut sebenarnya tidak ada.

Sayangnya, Reza melakukan suatu ritual yang seharusnya tidak ia lakukan. Kemudian, berujung menjadi kesalahan terbesarnya.

"Kadang kita suka mencari segala sesuatu yang secara artifisial (tidak alami) kita ingin ini, ingin itu. Pada akhirnya, saat kita sudah mencapai ke sana, kita kemudian mencari lagi apakah ini sebenarnya yang kita mau," jelas aktor yang akrab dipanggil Junot ini, saat bertandang ke kantor Kompas.com, Senin (4/11/2019).

Menurut Junot, pesan dari film ini adalah membuat penonton mempertanyakan kembali tentang tujuan hidup. Sama seperti yang dialaminya sebagai pemain.

"Apakah hidup seperti ini yang saya cari dalam kehidupan?" ujar Junot yang akan beradu akting dengan Cinta Laura sebagai sepasang kekasih.

Baca juga: Herjunot Ali dan Cinta Laura Beradu Ketegangan dalam Jeritan Malam

Disutradarai Rocky Soraya, Jeritan Malam diangkat dari kisah nyata fenomenal yang diunggah di Kaskus.

Berbeda dari film horor kebanyakan, Jeritan Malam diklaim tidak akan menampilkan sosok hantu. Sebaliknya, akan mengangkat hal mitos bercampur budaya yang ada di Indonesia.

Diperankan oleh Herjunot Ali, Cinta Laura, Wingky Wiryawan, dan Indra Brasco, Jeritan Malam akan tayang 12 Desember 2019 di seluruh bioskop tanah air.

 Baca juga: Angkat Tema Mistik Jawa, Film Horor Jeritan Malam Pertemukan Cinta Laura dan Herjunot Ali



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X