Profil Rhoma Irama, Raja Dangdut Indonesia

Kompas.com - 25/02/2020, 13:53 WIB
Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama bernyanyi untuk mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno pada kampanye terbatas di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (2/2/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAKetua Umum Partai Idaman Rhoma Irama bernyanyi untuk mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno pada kampanye terbatas di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (2/2/2017).

KOMPAS.com – Raden Oma Irama atau yang akrab disapa Rhoma Irama merupakan seorang aktor dan penyanyi dengan aliran musik dangdut.

Ia mengawali karier bermusiknya bersama Gayhand pada tahun 1963.

Tak berselang lama, ia bergabung dalam kelompok Orkes Melayu bernama Chandraleka dan EL Sitara.

Baca juga: Berawal dari Lagu Judi, Novia Bakal Berduet dengan Rhoma Irama

Namun pada tahun 1973, Rhoma Irama memutuskan membentuk band sendiri yang diberi nama Soneta.

Benar saja, bersama Soneta, Rhoma Irama berhasil meraih kesuksesan.

Rhoma Irama yang dijuluki Raja Dangdut ini merilis 18 album sepanjang kariernya bersama Soneta.

Beberapa album yang menjadi hits yang bertajuk "Begadang" (1973), "Darah Muda" (1975), dan "Bujangan" (1994).

Baca juga: Duet Rhoma Irama dan Novia Bakal Meriahkan Grand Final Indonesian Idol X

Ia mampu menggabungkan berbagai aliran musik seperti melayu, rock pop, dan india.

Tidak hanya itu, lirik lagu yang diciptakannya memiliki cerita dari semua aspek seperti agama, cinta hingga kritik sosial.

Tidak hanya bernyanyi, Rhoma Irama juga melebarkan sayapnya dengan terjun ke dunia seni peran.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X