Profil Tio Pakusadewo, Aktor Senior yang Terjerat Kasus Narkoba

Kompas.com - 15/04/2020, 06:41 WIB
Tio Pakusadewo KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI Tio Pakusadewo

JAKARTA, KOMPAS.com – Irwan Susetio Pakusadewo yang lebih dikenal sebagai Tio Pakusadewo adalah aktor senior asal Indonesia.

Namanya mulai dikenal publik ketika ia berperan dalam film Cinta Dalam Sepotong Roti pada 1990.

Namun, jauh sebelum itu, Tio Pakusadewo pernah tampil di sejumlah film lainnya sebagai pemeran pendukung.

Salah satunya adalah di film berjudul Pengakuan (1988) sebagai Budiman.

Baca juga: Hasil Tes Urine Tio Pakusadewo Positif Amfetamin dan Metamfetamin

Tetapi, nama Tio Pakusadewo semakin menanjak semenjak bermain di film Cinta Dalam Sepotong Roti.

Hingga akhirnya, aktingnya sebagai Aria dalam film Lagu untuk Seruni diganjar penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 1991.

Selain di dunia layar lebar, Tio Pakusadewo juga membintangi sejumlah FTV, sinetron, bahkan sitkom di layar kaca.

Sepanjang perjalanan kariernya sebagai aktor, Tio Pakusadewo tercatat telah membintangi 73 film, satu FTV, satu sitkom dan 17 sinetron.

Baca juga: Tio Pakusadewo Sempat Alami Stroke pada 2019

Selain berakting, Tio Pakusadewo juga pernah tampil menjadi model di beberapa video kli. Di antaranya, di lagu “Tua Tua Keladi” milik T2, dan "Begitu Salah Begitu Benar" yang dipopulerkan oleh Dewi Dewi.

Sayangnya, karier cemerlang seorang Tio Pakusadewo di jagat perfilman sedikit tercoreng karena berulang kali terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

Terdakwa Aktor Senior Tio Pakusadewo (tengah) bersiap menjalani sidang putusan kasus penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (24/7). Majels Hakim memvonis Tio Pakusadewo dengan hukuman sembilan bulan masa tahanan dan enam bulan rehabilitasi. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar Terdakwa Aktor Senior Tio Pakusadewo (tengah) bersiap menjalani sidang putusan kasus penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (24/7). Majels Hakim memvonis Tio Pakusadewo dengan hukuman sembilan bulan masa tahanan dan enam bulan rehabilitasi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X