Rizal Iwan Membahas Novel Awi Chin dan "Queer Literature"

Kompas.com - 07/04/2021, 07:00 WIB
Coming Home with Leila Chudori bersama Rizal Iwan DOK. LEILA S CHUDORIComing Home with Leila Chudori bersama Rizal Iwan

Dalam novel "Yang Tak Kunjung Usai", Awi Chin tetap menunjukkan "persoalan" khas cinta gay dengan segala persoalan stigma, pagar adat dan agama, "dan saya menganggap itu tetap penting dikemukakan, karena the struggle is there..."

Tentu saja, seperti beberapa novel lain yang juga memasukkan penderitaan yang tak habis-habisnya, Awi Chin menghabiskan 386 halaman ini untuk rentetan penderitaan sekaligus gejolak batin ketiga tokoh muda itu, termasuk perasaan marah dan kotor sekaligus rasa cinta.

Akan tetapi, Awi memberikan sebuah akhir yang penuh harapan, yang tak selalu harus tragis dan kelam, seperti halnya beberapa karya queer literature yang kita kenal (salah satu contoh novel tragis yang dibahas dalam podcast ini "A Little Life" karya Hanya Yanagihara).

Selain itu, keistimewaan Awi, menurut Rizal, adalah kepandaannya menyusun tahap-tahap kehidupan Saul dan Bagas yang pada awal dan akhir akhirnya malah berubah posisi. Ini sebuah novel yang penting untuk dibaca, demikian Rizal Iwan menekankan.

Anda bisa mendengarkan obrolan panjang dan mendalam dengan Rizal Iwan di podcast "Coming Home with Leila Chudori" episode pertama hari ini di Spotify.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X