"Surat-surat Kartini" Dibacakan Para Perempuan dari Berbagai Profesi - Kompas.com

"Surat-surat Kartini" Dibacakan Para Perempuan dari Berbagai Profesi

Ira Gita Natalia Sembiring
Kompas.com - 11/04/2017, 21:49 WIB
KOMPAS.com/IRA GITA Gita Gutawa diabadikan saat membacakan surat kartini pada acara Panggung Para Perempuan Kartini di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Selasa, (11/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Acara peringatan Hari Kartini bertajuk "Panggung Perempuan Kartini" digelar di Museum Bank Indonesia, Jakarta, pada Selasa (11/4/2017).

Dalam acara tersebut, surat-surat Kartini yang menceritakan keadaan Jawa pada akhir 1800 hingga awal 1900, dibacakan oleh para perempuan dari berbagai profesi.

Surat bernada puitis yang ditulis oleh RA Kartini itu dibacakan oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi, presenter Najwa Sihab serta deretan artis Gita Gutawa, Dian Sastrowardoyo, Maudy Ayunda, Christine Hakim, Chelsea Islan, dan masih banyak lagi.

Namun, hujan deras memaksa gelaran "Panggung Perempuan Kartini" dipindahkan ke dalam ruangan.

Setelah itu, acara baru dimulai pada pukul 20.10 WIB dengan diawali penampilan Gita yang membacakan surat Kartini tentang detail gamelan, sajak, dan nyanyian.

Tidak hanya itu, Gita juga sempat melantunkan sepenggal lagu saat berdiri di panggung Perempuan Kartini.

"Habis malam datanglah cahaya / Habis topan datanglah rebak / Habis juang datanglah mulia / Habis duka datanglah suka //" ucapnya.

Setelah Gita, ada musikalisasi puisi dalam bahasa Jawa yang disajikan musisi Kartika Yahya sebelum Retno membacakan surat Kartini untuk "Nyonya Abendanon-Mandri" yang memuat keinginan Kartini untuk bersekolah di Belanda.

PenulisIra Gita Natalia Sembiring
EditorIrfan Maullana
Komentar
Close Ads X