Fadly PADI Gemar Baca Buku Sejarah - Kompas.com

Fadly PADI Gemar Baca Buku Sejarah

Tri Susanto Setiawan
Kompas.com - 13/08/2017, 16:10 WIB
Vokalis grup band PADI, Fadly diabadikan saat peluncuran Album Kompilasi Religi Terbaik di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (24/5/2017)KOMPAS.com/IRA GITA Vokalis grup band PADI, Fadly diabadikan saat peluncuran Album Kompilasi Religi Terbaik di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (24/5/2017)

BEKASI, KOMPAS.com - Vokalis grup band PADI, Fadly (43), rupanya gemar membaca buku.  Ia mengoleksi berbagai jenis buku. Namun favoritnya adalah  buku sejarah.

"Saya suka baca buku sejarah," kata Fadly saat berbincang dengan Kompas.com di sebuah hotel di kawasan Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/8/2017).

Hari itu, secangkir minuman dan sebuah buku tentang sejarah dunia bersanding di meja depan di depan kami. Fadly ingin menuntaskan membaca buku itu.

Ia sering membawa buku untuk menemaninya berpergian.

"Di saat waktu kosong saya selalu meluangkan waktu untuk membaca. Apalagi buku bergambar yang ringan, buku sejarah ringan, jadi beberapa hari sudah habis di baca," kata Fadly menjelaskan.

Menurut Fadly, minat bacanya tumbuh saat masih kecil. Berbagai koleksi buku sejarah sudah dimilikinya.

"Saya dari muda suka baca buku. Enggak hanya buku sejarah, tapi tentang buku biografi," kata dia.

Istri Fadly, Dessy Aulia, juga gemar membaca. Di rumahnya, kata Fadly, ada sebuah perpustakaan mini yang berisi buku-buku koleksi mereka.

"Kalau istri bukunya dikumpulkan saat masih SMP. Kalau saya dikumpulkan pas masih SMA. Pas kami menikah koleksi berdua digabungin. Ada perpustakaan kecil di rumah. Tapi, yang banyak adalah buku biografi," kata Fadly.

Mengapa dia sangat menyukai buku bertema sejarah?

"Sejarah itu menentukan kita mau memutuskan apa ke depan. Kita belajar kebijaksanaan. Itu jadi pelajaran buat kita. Dan, bisa menentukan kita ke depan seperti apa dari sejarah yang sudah ada. Kita mau dikenang seperti apa? Baca buku sejarah kita akan ketahui, mau jadi yang merusak atau memperbaiki," kata dia.

PenulisTri Susanto Setiawan
EditorKistyarini
Komentar