Sembilan Saksi Diperiksa Terkait Laporan Nikita Mirzani

Kompas.com - 29/07/2013, 16:39 WIB
BANDUNG, KOMPAS.com -- Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, hingga saat ini sembilan saksi telah diperiksa terkait laporan pengeroyokan terhadap artis peran Nikita Mirzani di Kafe Golden Monkey, Jalan Dayang Sumbi, Dago, Kota Bandung, Sabtu (27/7/2013).

Enam dari sembilan orang itu merupakan  saksi-saksi dari pihak Nikita Mirzani.

"Hari ini ada dua orang saksi dari sekuriti kafe dan pengelola. Dengan Nikita total semua sembilan orang," terang Trunoyudo di Markas Polrestabes Bandung, Senin (29/7/2013).

Sementara itu, ada pula laporan dari seorang wanita bernama Fitri Sri Handayani (25). Ia melaporkan Nikita Mirzani dengan tuduhan penganiayaan.

"Nikita sementara ini dilaporkan dengan tuduhan pasal 351 KUHAP tentang penganiayaan," terang Trunoyudo lagi.

Lebih lanjut Trunoyudo menjelaskan, salah satu korban, bernama Yung Tjun, yang dikabarkan melaporkan Nikita, ternyata tidak pernah melakukan pelaporan tersebut. Menurutnya, Nikita hanya dilaporkan oleh Fitri.

"Terlapor ini jadi saling melaporkan. Kalau Yun Tjun melaporkan pihak lainnya," kata Trunoyudo.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.