Saksi Kunci Radja Mengaku Ibarat Kalah Judi dari Jane Shalimar

Kompas.com - 09/01/2014, 00:55 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Saksi kunci band Radja dalam sengketa dengan artis peran Jane Shalimar adalah Andi Sofyan, komisaris dari perusahaan film yang didirikannya bersama Jane. Andi Sofyan merasa Jane telah mengecewakannya.

"Saya pengusaha. Saya lihat presentasi dia (menjanjikan) keuntungan begini-begini, saya kemudian tertarik. Waktu itu saya juga bantu dia supaya dia bisa usaha," cerita Andi Sofyan dalam jumpa pers di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2014).

Jane telah menuduh vokalis dan gitaris Radja, Ian Kasela dan Moldy, melakukan penipuan, penggelapan, dan penadahan, terkait sebuah rumah kontrakan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Meski Andi Sofyan adalah komisaris perusahaan film yang sama dengan Jane, dia justru menjadi saksi kunci untuk Radja.

Andi Sofyan mengaku merasakan keganjilan setelah beberapa kali memberikan sejumlah modal usaha untuk Jane. "Ternyata proyek itu nggak jalan, bahkan uang yang harus dipertanggungjawabkan tidak ada. Untung saya tidak gelontorkan (dana usaha) semua, padahal kami sudah siapkan sutradara waktu itu. (Tapi) laporan pajak itu harus ada," papar Sofyan.

Jumlah uang yang digelontorkan Andi Sofyan disebut tak sedikit. "Jelas yang diakui (Jane) itu Rp 180 juta buat menyewa rumah (sebagai kantor perusahaan film), selebihnya yang ada bukti transfer Rp 65 juta ke rekening Mandiri atas nama Jane Shalimar," kata Andi Sofyan.

Di luar kedua nominal tersebut, Andi Sofyan mengatakan masih ada sejumlah dana lain. "(Tapi) sisanya banyak lagi nggak usah disebutlah karena nanti saya dikira bohong karena nggak ada bukti. Tapi ini ada rekening korannya," kata dia. "Istilahnya di sini saya sudah kalah judi dari dia."

Setelah kecewa dengan usaha yang tak kunjung menghasilkan laba, Sofyan kecewa pula kepada Jane yang menuduh manajemen Radja melakukan penipuan, penggelapan, dan penadahan kepada pihak keempat, Guntur Eko Irianto. Guntur adalah pengontrak rumah yang pernah ditempati Jane, lalu dikontrakkan Andi Sofyan kepada Radja, dan oleh Radja dikontrakkan lagi kepada Guntur.

"Kekisruhan kontrak-mengontrak itu karena waktu itu saya ketemu Radja, dan rumah itu sudah lama tidak terurus, listrik tidak dibayar. Sementara itu, (dengan) datangnya Radja, terbantu juga. Dia bisa memberesi semuanya," papar Andi Sofyan.

"Kami tidak bisa menempati tempat ini karena tidak bisa jadi studio. Daripada mubazir, silakan dicarikan pengontrak yang lain. Jadi, dalam masalah ini, saya yang bertanggung jawab. Salah alamat kalau tuntut Radja," imbuh Sofyan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.