Stand Up Comedy Indonesia 4: Lucunya Dunia Politik

Kompas.com - 13/04/2014, 20:56 WIB
EditorAti Kamil

Buat Indro, generasi pelawak stand up sudah melangkah lebih jauh lagi. Ketika berkomentar sebagai juri SUCI pekan lalu, Indro beberapa kali menyatakan kekagumannya. Humor berbau politik sebagian komik tidak hanya ditujukan untuk memancing tawa, tetapi juga memperlihatkan sikap politik sang komik.

”Ini humor yang dahsyat dan masuk kategori humor level tertinggi,” katanya.

Salah satu humor dahsyat yang Indro maksud adalah humor yang dibawakan Dodit. Sambil membawa biola yang ia mainkan dengan cara dikocok seperti main gitar, Dodit mengajak penonton menyanyikan penggalan syair lagu kampanye pemilu yang sering diproduksi dan diputar Kompas TV. Datang dan memilih/ datang pilih coblos celup/ amati prosesnya/ untuk Indonesia satu//.

Di ujung lagu, Dodit dengan ekspresi serius berkata, ”Rakyat, golput bukan solusi. Anda harus....” Tanpa meneruskan kalimatnya ia memperlihatkan ujung jari kelingkingnya yang ternoda tinta. Penonton memersepsi bahwa noda tinta itu adalah tanda bahwa pemilik kelingking telah mencoblos.

Namun, sejurus kemudian persepsi itu dibuat buyar ketika Dodit membuka jari lain yang juga ternoda tinta. Ia kemudian berkata, ”(Anda harus) servis printer!”

Di pentas stand-up comedy, perilaku politik itu membuat orangterpingkal-pingkal. (Budi Suwarna)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X